Gaza, Purna Warta – Sumber-sumber berita melaporkan bahwa serangan intensif oleh rezim Israel menghantam pusat Kota Gaza dan menyebabkan sejumlah orang terluka, termasuk tiga jurnalis Palestina yang sedang meliput serangan tersebut.
Baca juga: Empat Pemukim Israel Ditangkap Setelah Menyerang Tim Jurnalis CNN di Tepi Barat
Menurut laporan kantor berita Shehab, pesawat tempur Israel kembali melakukan pelanggaran terhadap gencatan senjata dengan melancarkan tiga serangan udara terhadap Jalan Al-Shina’ah (Al-Sina’a) di pusat Kota Gaza. Berdasarkan laporan awal, sejumlah warga mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Tiga jurnalis Palestina dilaporkan terluka ketika sedang meliput serangan Israel terhadap sebuah pabrik di Jalan Al-Shina’ah, Kota Gaza. Kawasan tersebut disebut telah menjadi sasaran serangan udara Israel sebanyak tiga kali.
Di sisi lain, militer Israel pada Minggu menyatakan bahwa mereka telah membunuh dua anggota Hamas di wilayah utara Jalur Gaza. Militer Israel mengklaim bahwa kedua orang tersebut sedang merencanakan operasi terhadap pasukan Israel. Klaim tersebut disampaikan oleh pihak militer Israel dan belum mendapatkan verifikasi independen dari pihak lain.
Serangan udara Israel pada hari yang sama terhadap Kota Gaza serta penembakan di Kamp Pengungsi Nuseirat di bagian tengah Jalur Gaza menyebabkan tiga warga Palestina tewas, termasuk seorang anak perempuan. Selain itu, dua warga Palestina lainnya meninggal akibat luka-luka yang sebelumnya mereka alami dalam serangan dan penembakan oleh militer Israel.
Dalam perkembangan terbaru terkait dugaan pelanggaran gencatan senjata di Gaza, serangan Israel terhadap sebuah bengkel perbaikan di kawasan Al-Sabra, selatan Kota Gaza, menyebabkan dua warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya terluka.
Saksi mata mengatakan bahwa sebuah pesawat nirawak (drone) Israel menembakkan sedikitnya tiga rudal ke sebuah bangunan yang digunakan sebagai bengkel perbaikan di kawasan Haret Al-Rais, wilayah Al-Sabra. Serangan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Baca juga: Guru di Luksemburg Dipecat setelah Unggahan Instagram yang Mendukung Palestina
Sumber medis menyebutkan bahwa Tala’a Jum’ah Abu Matar, seorang anak perempuan Palestina berusia sembilan tahun, tewas akibat tembakan pasukan Israel di kawasan Menara Ain Jalut di Kamp Nuseirat.
Seorang sumber medis di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa juga menyatakan bahwa Mahmoud Muhammad Musleh, seorang warga Palestina, meninggal dunia akibat luka yang dideritanya pada Jumat sebelumnya setelah terkena tembakan militer Israel di sebelah timur Kamp Al-Bureij, Gaza tengah.
Selain itu, sumber medis di Kompleks Medis Nasser mengumumkan wafatnya Muhammad Majed Abu Sanida. Ia meninggal akibat luka yang dideritanya pada Sabtu setelah serangan drone Israel di sekitar Bundaran Bani Suheila, sebelah timur Khan Younis, di bagian selatan Jalur Gaza.


