Pengakuan atas Keberhasilan Operasi Iran / Netanyahu: Kami Mengalami Malam yang Sulit

Netanyahu3

Doha, Purna Warta – Menurut laporan Al Jazeera, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, menanggapi serangan rudal besar Iran yang menghantam kota Arad dan Dimona di selatan wilayah pendudukan—yang menyebabkan puluhan orang tewas dan terluka—dengan mengatakan bahwa pihaknya “sedang melalui malam yang sulit dalam perang ini dan demi masa depan kami.”

Baca juga: Pejabat Iran Umumkan Enam Syarat Tehran untuk Menghentikan Perang

Namun demikian, Netanyahu tetap mengklaim bahwa pemerintahannya “bertekad untuk menghantam musuh-musuh kami di semua front.”

Sementara itu, Wali Kota Arad mengumumkan bahwa sekitar 150 keluarga harus dievakuasi dari sebuah lingkungan permukiman yang menjadi sasaran langsung serangan rudal Iran.

Menurut laporan awal, dalam serangan rudal besar Iran ke kota Arad di selatan Israel tersebut, setidaknya 8 orang tewas dan sekitar 100 lainnya terluka.

Channel 14 televisi Israel melaporkan bahwa menyusul serangan rudal tersebut, kabinet Israel akan menggelar rapat darurat secara telepon untuk membahas situasi keamanan.

Di sisi lain, sejumlah media Israel melaporkan bahwa setelah serangan tersebut, sekolah-sekolah di seluruh wilayah pendudukan Israel ditutup pada hari Minggu dan Senin sebagai langkah darurat keamanan.

Eskalasi Serangan dan Dampaknya

Sejumlah media regional, termasuk Al Jazeera dan Al Mayadeen, melaporkan bahwa serangan rudal Iran ke wilayah selatan Israel menargetkan area strategis di sekitar Dimona, lokasi yang diketahui memiliki fasilitas nuklir Israel. Serangan ini disebut sebagai bagian dari gelombang operasi balasan Iran terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel sebelumnya.

Sementara itu, media Israel seperti Yedioth Ahronoth dan Channel 12 melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Israel berusaha mencegat sejumlah rudal, namun beberapa di antaranya berhasil menembus dan menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah permukiman.

Baca juga: Kemarahan Warga terhadap Ben-Gvir setelah Serangan Rudal Iran

Di tengah meningkatnya eskalasi, Komando Front Dalam Negeri Israel menginstruksikan warga di berbagai wilayah selatan untuk tetap berada di tempat perlindungan dan mematuhi prosedur darurat, sementara sirene peringatan serangan udara terus diaktifkan di sejumlah kota.

Serangan tersebut menambah ketegangan di kawasan setelah beberapa hari terakhir wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan menjadi sasaran serangan rudal dan drone yang diklaim sebagai bagian dari operasi balasan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *