Kemarahan Warga terhadap Ben-Gvir setelah Serangan Rudal Iran

Bin Guyer

Kairo, Purna Warta – Menurut laporan Sada El-Balad, setelah serangan rudal Iran terhadap wilayah selatan tanah pendudukan, beredar rekaman yang memperlihatkan kemarahan warga setempat terhadap pejabat pemerintah Israel. Salah satunya adalah protes keras seorang pemukim kepada Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang mendapat perhatian luas di media.

Baca juga: Netanyahu Meminta Negara Lain Bergabung dalam Perang Melawan Iran

Menyusul serangan rudal terbaru ke wilayah selatan tanah pendudukan, sejumlah laporan menyebutkan munculnya ketidakpuasan dan kemarahan warga terhadap pejabat rezim Israel.

Berdasarkan rekaman dan kesaksian yang beredar, seorang pemukim di kota Arad secara langsung menegur Ben-Gvir dan menuduhnya bertanggung jawab atas korban jiwa dan kerusakan akibat serangan tersebut. Ia dengan nada keras meminta menteri tersebut meninggalkan wilayah itu.

Dalam video tersebut, warga itu berteriak: “Kamu bertanggung jawab atas semua kematian ini. Tidak ada tempat untukmu di sini. Keluar dari kotaku.”

Laporan juga menyebutkan bahwa Ben-Gvir, setelah mengunjungi kawasan yang rusak akibat serangan, menghadapi pemandangan kehancuran serta protes verbal dari warga setempat, dan tampak terkejut dengan situasi yang terjadi.

Dalam konteks yang sama, sejumlah warga mengecam keras kinerja pejabat tersebut dan menuduhnya bertanggung jawab atas memburuknya situasi keamanan. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan kritik dengan bahasa yang tajam.

Protes tersebut terjadi setelah serangan rudal Iran ke kota Dimona dan Arad, dua wilayah yang berada di dekat lokasi sensitif, termasuk fasilitas yang terkait dengan program nuklir Israel.

Ketegangan Politik di Israel Meningkat

Sejumlah media regional dan Israel, termasuk Al Jazeera, Channel 12, dan Yedioth Ahronoth, melaporkan bahwa serangan rudal Iran ke wilayah selatan Israel memicu gelombang kritik terhadap pemerintah Benjamin Netanyahu, terutama dari warga di wilayah yang paling terdampak.

Baca juga: Sirene Bahaya di Tel Aviv: Pusat Israel Jadi Sasaran Rudal Klaster Iran

Laporan tersebut menyebutkan bahwa beberapa kota di selatan Israel mengalami kerusakan pada bangunan permukiman, sementara sirene peringatan terus diaktifkan di berbagai wilayah. Otoritas Israel juga memperketat langkah keamanan dan meminta warga tetap berada di tempat perlindungan.

Di tengah meningkatnya tekanan publik, kabinet keamanan Israel dilaporkan mengadakan sejumlah pertemuan darurat untuk mengevaluasi situasi militer dan keamanan dalam negeri. Para analis politik Israel menilai bahwa meningkatnya kemarahan warga terhadap pejabat pemerintah dapat memperbesar tekanan politik terhadap koalisi pemerintahan Netanyahu di tengah eskalasi konflik yang masih berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *