Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza

Korban Quds

Gaza, Purna Warta –  – Sumber-sumber medis Palestina melaporkan bahwa sedikitnya empat warga Palestina tewas dalam serangan militer Israel di Jalur Gaza, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Baca juga: Cina Umumkan Larangan Sementara Ekspor Helium Akibat Meningkatnya Ketegangan di Asia Barat

Menurut laporan Kantor Berita Al Jazeera, sebuah sumber dari rumah sakit di Gaza menyatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lingkungan Al-Sabra, sebelah selatan Kota Gaza, meningkat menjadi empat orang.

Sebelumnya, sumber-sumber Palestina melaporkan bahwa serangan Israel menghantam sebuah bengkel perbaikan di kawasan Harat al-Rais, yang berada di Lingkungan Al-Sabra. Serangan tersebut awalnya menyebabkan dua warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka.

Jenazah para korban dan warga yang terluka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Al-Quds yang dikelola oleh Bulan Sabit Merah Palestina untuk mendapatkan penanganan medis.

Pada waktu yang hampir bersamaan, sebuah pesawat nirawak (drone) Israel juga dilaporkan melancarkan dua serangan berturut-turut di persimpangan Al-Bassa, Kota Deir al-Balah, yang terletak di bagian tengah Jalur Gaza. Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban dalam serangan tersebut.

Serangan di Al-Sabra merupakan bagian dari operasi militer yang terus berlangsung di berbagai wilayah Jalur Gaza. Kawasan tersebut beberapa kali menjadi lokasi serangan udara karena berada di wilayah padat penduduk dan memiliki berbagai fasilitas sipil. Militer Israel secara umum menyatakan bahwa operasinya ditujukan untuk menyerang sasaran kelompok bersenjata, sementara otoritas kesehatan Palestina melaporkan bahwa banyak korban berasal dari kalangan warga sipil.

Baca juga: Wakil Presiden Iran Bidang Sains Puji Kemenangan Tim Olimpiade Matematika di Kompetisi Internasional Cina

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, jumlah korban tewas sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023 telah melampaui 73.000 orang, sementara lebih dari 173.000 lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Angka tersebut dikeluarkan oleh otoritas kesehatan di Gaza dan sering dijadikan rujukan oleh badan-badan PBB, meskipun tidak dibedakan secara rinci antara kombatan dan warga sipil.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Komite Internasional Palang Merah (ICRC), serta berbagai organisasi kemanusiaan internasional terus menyerukan penghormatan terhadap hukum humaniter internasional, termasuk perlindungan terhadap warga sipil, tenaga medis, rumah sakit, dan fasilitas publik di tengah berlangsungnya konflik bersenjata di Jalur Gaza. Sementara itu, Israel menyatakan bahwa Hamas menggunakan kawasan sipil untuk kepentingan militer, sebuah tuduhan yang dibantah oleh Hamas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *