Tehran, Purna Warta – Wakil Presiden Iran Bidang Sains dan Teknologi memuji tim Olimpiade Matematika nasional Iran setelah berhasil meraih juara pertama pada Cina International Mathematics Competition (IMSC) 2026, dan menyebut pencapaian tersebut sebagai bukti potensi ilmiah Iran.
Dalam sebuah pesan yang dirilis pada hari Sabtu, Hossein Afshin menyampaikan ucapan selamat kepada tim tersebut. Ia menulis, “Setiap pencapaian ilmiah lebih dari sekadar medali atau peringkat; itu adalah bukti bahwa sumber daya manusia Iran, meskipun menghadapi berbagai tantangan, tetap mampu bersaing di tingkat ilmiah tertinggi.”
Menurut Afshin, gelar juara tersebut mencerminkan hasil dari investasi bertahun-tahun dalam membina talenta muda serta menunjukkan bahwa Iran tetap menjadi salah satu negara dengan sumber daya ilmiah unggul di dunia.
Ia juga menyatakan bahwa para siswa telah menampilkan citra sejati kemampuan ilmiah Iran kepada dunia melalui pengetahuan, ketekunan, dan rasa percaya diri mereka.
Afshin menegaskan bahwa memastikan para ilmuwan dan talenta unggul Iran dapat berpartisipasi dalam berbagai ajang ilmiah internasional tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah Iran. Menurutnya, kesempatan tersebut memungkinkan para ilmuwan muda Iran menunjukkan kemampuan akademik negara mereka di tingkat global.
Ia juga kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung talenta-talenta unggul serta memperluas peluang bagi para ilmuwan dan cendekiawan Iran agar dapat berperan lebih aktif dalam komunitas ilmiah internasional.
“Mendukung para pelajar dan peneliti berbakat bukan sekadar memberikan dukungan kepada sekelompok individu terpilih, melainkan merupakan investasi bagi masa depan Iran,” ujar Afshin.
Iran berhasil meraih gelar juara tim di antara 49 tim peserta dengan perolehan empat medali emas dan dua medali perak, mengungguli Polandia dan Brasil.
Tim Iran terdiri atas Arian Zandi, Arsha Azizoddin, Seyed Amirhossein Tayeb, Alireza Sharifi, Radin Nik-Eghbali, dan Ali Joonbakhsh Najafabadi.


