Beberapa Warga Terluka di Suriah Selatan setelah Serangan Drone Israel

Drone

Al-Quds, Purna Warta – Israel terus menargetkan berbagai wilayah di Suriah dengan dalih memerangi terorisme dan kehadiran Turki.

Rezim Israel melancarkan serangan terbaru terhadap sebuah wilayah dekat ibu kota Suriah, Damaskus, di bagian selatan negara tersebut, yang mengakibatkan sejumlah warga sipil terluka.

Laporan dan pernyataan Kementerian Luar Negeri rezim Suriah yang dirilis pada Sabtu menunjukkan bahwa serangan drone Israel yang menargetkan sebuah truk pengangkut barang di Beit Jinn, di pedesaan Damaskus bagian barat, menyebabkan sejumlah orang terluka, termasuk pengemudi truk tersebut.

Warga setempat mengatakan bahwa drone-drone pengintai Israel telah terbang di atas Beit Jinn selama empat hari sebelum serangan terjadi.

Rezim Israel telah berulang kali menargetkan wilayah tersebut, yang berjarak sekitar 55 kilometer dari Damaskus, selama setahun terakhir. Sekitar 13 orang tewas dalam salah satu serangan Israel di kawasan tersebut pada akhir November tahun lalu.

Kementerian Suriah mengecam serangan terbaru tersebut dan mengatakan bahwa serangan itu menargetkan sebuah kendaraan sipil.

“Serangan ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Republik Arab Suriah dan keutuhan wilayahnya, serta pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. Serangan ini juga terjadi dalam konteks serangkaian serangan Israel yang berulang terhadap wilayah Suriah,” demikian pernyataan kementerian tersebut.

Rezim Israel mengonfirmasi bahwa mereka melakukan serangan tersebut dengan alasan bahwa tindakan itu diperlukan untuk mencegah “serangan teror” yang menargetkan pasukannya.

Dengan dukungan Amerika Serikat, Israel telah memiliki keleluasaan untuk menargetkan warga sipil di Suriah sejak jatuhnya pemerintahan mantan Presiden Bashar al-Assad pada Desember 2024.

Rezim tersebut membenarkan serangan dan keberadaan pasukan militernya di Suriah dengan alasan bahwa mereka perlu menciptakan apa yang disebut “zona keamanan” di sepanjang perbatasan negara Arab tersebut dengan Palestina yang diduduki.

Namun, cakupan serangan Israel telah meluas hingga melampaui wilayah Suriah bagian selatan dan mencakup fasilitas-fasilitas strategis di bagian utara negara tersebut, tempat pasukan Turki berada.

Suriah, di bawah kepemimpinan barunya, sejauh ini gagal memberikan respons terhadap serbuan tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk menyelesaikan persoalan dengan Israel melalui jalur diplomasi dan mediasi Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *