Meningkatnya Sentimen Anti-Zionisme: Warga Israel Bahkan Dilarang Masuk Kebun Binatang

Zionis kebencian

Al-Quds, Purna Warta – Situs berita berbahasa Ibrani Ynet dalam laporan yang diterbitkan pada Sabtu menyatakan bahwa sejumlah warga Israel mengaku tidak diizinkan memasuki sebuah kebun binatang di Thailand setelah identitas mereka diketahui. Mereka juga mengklaim bahwa pengunjung lain kemudian menyerang dan memukuli mereka.

Media berbahasa Ibrani tersebut, dengan mengutip pemilik kebun binatang, menyatakan bahwa warga Israel tidak akan diizinkan masuk ke tempat tersebut karena, menurut pemiliknya, ketika pengunjung lain melihat mereka, mereka akan menyerang dan memukuli mereka.

Laporan tersebut melanjutkan bahwa, sekitar satu minggu setelah beberapa warga Israel dikeluarkan dari Samui Exotic Park di Koh Samui menyusul dugaan bentrokan fisik, otoritas Thailand menjatuhkan denda sebesar 5.000 baht kepada seorang warga Israel bernama “Yaakov” karena diduga mengancam pemilik tempat tersebut.

Menurut kepolisian, denda itu dijatuhkan setelah ia diduga mengancam Jindarat Sattayapun, pemilik Samui Exotic Park. Polisi juga masih mencari seorang pria lain yang diduga menawarkan hadiah sebesar 500.000 baht untuk memperoleh informasi yang dapat digunakan untuk melukai perempuan tersebut.

Pemilik taman satwa itu mengatakan bahwa setelah berbagai insiden sebelumnya, ia memutuskan untuk melarang warga Israel masuk. Menurut keterangannya, sebelumnya terdapat pengunjung Israel yang diduga menolak membayar tiket masuk, mengambil makanan dari tas pengunjung lain, dan bahkan menyemprotkan susu ke arah babi.

Ia juga mengklaim bahwa salah seorang pengunjung Israel pernah memintanya menutup tempat tersebut dan meninggalkan pulau.

Menurut media tersebut, pemilik kebun binatang yang berkewarganegaraan Prancis dan istrinya yang berkewarganegaraan Thailand merupakan pendukung Palestina serta pernah mengunggah konten di media sosial yang menyatakan dukungan kepada rakyat Palestina dan kecaman terhadap Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *