AS Hentikan Penerbitan Visa bagi Pemegang Paspor Afghanistan

Teheran, Purna Warta – Amerika Serikat telah menangguhkan semua penerbitan visa bagi pemegang paspor Afghanistan menyusul penembakan di dekat Gedung Putih yang menewaskan satu petugas Garda Nasional dan seorang lainnya luka parah, kata para pejabat.

Baca juga: Iran, Rusia dan Azerbaijan Menandatangani Nota Kesepahaman

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan di X bahwa Departemen Luar Negeri telah menangguhkan penerbitan visa bagi semua individu yang bepergian dengan paspor Afghanistan.

Ia mengatakan Amerika Serikat tidak memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada melindungi keamanan nasional dan keselamatan publik.

Departemen Luar Negeri mengatakan dalam unggahan terpisah bahwa mereka mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi negara.

Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS mengatakan telah menangguhkan pemrosesan semua aplikasi imigrasi dari warga negara Afghanistan hingga pemberitahuan lebih lanjut menyusul serangan terhadap anggota Garda Nasional.

Seorang pria bersenjata revolver menembaki petugas yang ditempatkan di dekat Gedung Putih pada hari Rabu, melukai seorang petugas pria dan seorang petugas wanita.

Pada hari Kamis, Jaksa Agung Pam Bondi mengatakan jaksa akan menuntut hukuman mati jika salah satu korban meninggal dunia.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengatakan bahwa petugas wanita tersebut, Sarah Beckstrom yang berusia 20 tahun, telah meninggal di rumah sakit, sementara rekannya yang berusia 24 tahun masih dalam kondisi kritis.

Baca juga: Iran Kecam Serangan Israel di Suriah Selatan

Direktur CIA John Ratcliffe mengatakan bahwa tersangka adalah warga negara Afghanistan yang sebelumnya bekerja dengan CIA dan badan-badan pemerintah AS lainnya di Afghanistan sebelum pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2021.

Media AS mengidentifikasi tersangka sebagai Rahmanullah Lakanwal yang berusia 29 tahun.

NBC, mengutip sebuah sumber, melaporkan bahwa ia telah diberikan suaka di Amerika Serikat awal tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *