Purna Warta – Pada Piala Dunia 2026, sejarah kembali tercipta ketika Jepang dan Tunisia tampil dalam pertandingan ke-1.000 sepanjang perjalanan turnamen sejak edisi perdana pada 1930. Momen bersejarah itu berlangsung di Estadio Monterrey dan menjadi panggung sempurna bagi Samurai Blue untuk menunjukkan perkembangan mereka.
Sebelum pertandingan tersebut, sebanyak 999 laga telah dimainkan dalam sejarah Piala Dunia. Jepang lalu memanfaatkan kesempatan istimewa itu dengan meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Tunisia di Grup F.
Hasil tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Jepang. Kemenangan itu menjadi margin kemenangan terbesar yang pernah mereka catatkan sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia.
Lebih dari sekadar skor akhir, cara Jepang meraih kemenangan memberikan kesan kuat. Mereka tampil dominan sejak awal dan mampu mengendalikan pertandingan sebagai tim unggulan.
Jepang langsung membuka keunggulan saat laga baru berjalan empat menit. Daichi Kamada mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan Keito Nakamura.
Keunggulan cepat itu membuka jalan bagi dominasi Jepang. Bahkan sebelum menit ke-10, mereka memiliki peluang untuk memperbesar skor menjadi 3-0.
Kamada hampir mencetak gol kedua andai tidak digagalkan intersepsi penting Dylan Bronn. Tak lama kemudian, sundulan Takehiro Tomiyasu juga hampir berbuah gol sebelum diselamatkan secara gemilang oleh Aymen Dahmen.
Sebagian besar serangan berbahaya Jepang lahir melalui pergerakan Ayase Ueda. Penyerang tersebut tampil kuat dalam duel, aktif membangun serangan, dan agresif saat melakukan tekanan.
Pada menit ke-31, Ueda menunjukkan kualitasnya sebagai ujung tombak utama. Ia membawa bola dari area dalam sebelum melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang untuk menggandakan keunggulan Jepang.
Performa impresif Ueda berlanjut sepanjang pertandingan. Ia juga berperan besar dalam terciptanya gol ketiga lewat umpan terobosan yang memudahkan Junya Ito mencetak gol pada menit ke-69.
Kontribusi Ueda belum berakhir di situ. Tujuh menit menjelang waktu normal berakhir, ia mencetak gol keduanya melalui sundulan terukur yang mengunci kemenangan 4-0 Jepang.


