Tiga Kapal Tanker Iran Lainnya Berhasil Menembus Blokade Laut Amerika

Minyak Iran

Tehran, Purna Warta – Perusahaan pelacak kapal “Tanker Trackers” mengumumkan bahwa dalam dua hari terakhir, tiga kapal tanker kosong milik Iran berhasil menembus blokade Amerika Serikat dan kembali ke Iran.

Baca juga: Sistem Peringatan Rudal “Shoal” Dinonaktifkan/ Perwira Zionis: “Kami Bertindak Seperti Tikus Buta!”

Perusahaan pelacak kapal “Tanker Trackers” melalui akun resminya di jaringan sosial X menyatakan bahwa dalam dua hari terakhir, tiga kapal tanker milik Perusahaan Tanker Nasional Iran (NITC) yang tidak membawa muatan berhasil kembali ke Iran setelah melewati garis blokade Angkatan Laut Amerika Serikat melalui Zona Ekonomi Eksklusif (EEZ) Pakistan.

Berdasarkan pernyataan perusahaan tersebut, ketiga kapal tanker Iran itu secara total mampu mengangkut hingga 5 juta barel minyak mentah Iran.

Berdasarkan data yang telah dikonfirmasi oleh Tanker Trackers, dua dari tiga kapal tanker tersebut terlihat dalam citra satelit. Sementara itu, informasi yang belum terverifikasi menunjukkan bahwa kapal tanker ketiga pada Kamis malam (7 Mei) muncul dalam sistem informasi navigasi AIS di lepas pantai Oman, sekitar 254 mil laut (470 kilometer) di sebelah barat garis blokade. Nama kapal tanker tersebut adalah “HASNA”.

Pada hari Selasa sebelumnya, kantor berita Bloomberg juga melaporkan dengan mengutip data dari Tanker Trackers bahwa sebuah kapal tanker Iran kemungkinan berhasil menembus blokade laut Amerika Serikat.

Ketegangan maritim antara Iran dan United States dalam beberapa bulan terakhir semakin meningkat seiring upaya Washington memperketat pengawasan ekspor minyak Teheran. Media internasional seperti Bloomberg News dan berbagai lembaga pemantau pelayaran melaporkan bahwa Iran semakin sering menggunakan metode pengiriman tidak konvensional, termasuk mematikan sistem pelacakan AIS, melakukan transfer minyak antarkapal di laut, serta memanfaatkan jalur perairan internasional dekat Pakistan dan Teluk Oman untuk menghindari deteksi.

Baca juga: Kemungkinan Uni Emirat Arab Keluar dari Liga Arab Semakin Menguat

Di sisi lain, U.S. Navy terus meningkatkan patroli di kawasan Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Para analis menilai keberhasilan sejumlah tanker Iran kembali ke negaranya menunjukkan bahwa meskipun sanksi ekonomi dan pengawasan laut Amerika diperketat, jaringan logistik dan armada tanker Iran masih mampu mempertahankan sebagian besar aktivitas ekspor minyaknya.

minyak iran 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *