Bagdad, Purna Warta – Pasukan keamanan Irak telah menangkap seorang komandan kunci Daesh (ISIL atau ISIS) di Fallujah timur, sementara Unit Mobilisasi Populer (PMU) memperketat kontrol atas rute gurun di dekat perbatasan Saudi, menghalangi potensi upaya infiltrasi yang mengancam kedaulatan Irak.
Baca juga: Aktivis Mengatakan Greta Thunberg Disiksa di Penjara Israel
Sumber keamanan di provinsi Anbar mengatakan bahwa pasukan Irak menangkap Hamza al-Dulaimi, kepala keamanan jaringan teroris ISIS , di daerah al-Hasura, al-Karma, timur Fallujah.
Menurut sumber tersebut, al-Dulaimi adalah dalang di balik rencana kriminal Daesh yang menargetkan personel keamanan Irak dan warga sipil, dengan tujuan mengacaukan wilayah yang telah dibebaskan dan memicu kembali kekacauan.
Tahanan tersebut, yang digambarkan sebagai salah satu pemimpin senior paling berbahaya dari sel ekstremis tersebut, ditangkap dengan membawa dokumen identitas palsu dan stempel resmi.
Ia telah didakwa berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang Antiterorisme Irak karena mendalangi serangan selama pertempuran pembebasan melawan Daesh di provinsi Anbar.
Sementara itu, pasukan PMU berhasil mengamankan jalan-jalan gurun menuju perlintasan perbatasan Arar dengan Arab Saudi di Anbar barat.
Sebuah sumber keamanan mengatakan bahwa unit-unit PMU membersihkan dan memperkuat rute yang membentang dari Amiriya al-Samoud di Fallujah selatan hingga perlintasan Arar.
“Tujuan operasi ini adalah untuk mengamankan konvoi militer dan mencegah infiltrasi atau pelanggaran keamanan dari zona gurun yang bermusuhan,” ujar sumber tersebut.
Sumber tersebut menambahkan bahwa pasukan PMU telah mendirikan beberapa pos pemeriksaan keamanan untuk memantau sisa-sisa kelompok teroris dan memblokir setiap upaya pergerakan dari gurun menuju jalan raya utama Irak barat.
Unit-unit PMU dilaporkan melakukan operasi preemptif berkala di sepanjang wilayah perbatasan yang berbatasan dengan Arab Saudi untuk memastikan stabilitas wilayah yang telah dibebaskan.
Baca juga: Kelompok Siber ‘Anak-anak Gaza’ Menyusup ke Pemasok Energi Israel
Sumber tersebut mengonfirmasi bahwa situasi keamanan di Anbar, hingga ke perbatasan dengan Suriah, Yordania, dan Arab Saudi, tetap stabil dan terkendali sepenuhnya — sebuah pencapaian signifikan dalam perjuangan Irak yang berkelanjutan untuk membasmi sisa-sisa teroris yang didukung oleh kepentingan asing yang memusuhi persatuannya.


