Teheran, Purna Warta – Serangan rudal yang dilancarkan Iran terhadap pangkalan udara Amerika Al-Udeid di Qatar pada 23 Juni merupakan tindakan membela diri sesuai dengan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi.
Baca juga: Ayatullah Khamenei Ucapkan Selamat kepada Bangsa Iran atas Kemenangan
Dalam percakapan telepon pada hari Selasa, Araqchi dan mitranya dari Tiongkok Wang Yi berbicara tentang perkembangan regional terbaru menyusul tindakan agresi militer yang dilakukan oleh rezim Zionis dan AS terhadap Iran.
Araqchi menghargai Tiongkok atas sikap bertanggung jawabnya dalam mengutuk keras agresi Israel baru-baru ini dan serangan AS terhadap fasilitas nuklir damai Iran.
Ia menekankan bahwa operasi yang ditargetkan oleh Angkatan Bersenjata Iran terhadap pusat-pusat militer dan intelijen rezim Zionis adalah tindakan pembelaan diri yang sah sebagai tanggapan atas agresi rezim tersebut terhadap Iran, situs web Kementerian Luar Negeri melaporkan.
Araqchi juga merujuk pada serangan rudal terhadap pangkalan udara Amerika Al-Udeid di Qatar, dengan mengatakan bahwa hal itu dilakukan untuk melaksanakan hak bawaan Iran untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sebagai pembalasan langsung atas agresi militer AS terhadap integritas teritorial Iran dan serangannya yang berbahaya terhadap fasilitas nuklir damai Iran.
Sementara itu, menteri luar negeri Tiongkok menegaskan kembali posisi berprinsip Beijing dalam mengutuk pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorial Iran oleh Israel dan Amerika Serikat.
Ia menggambarkan serangan AS terhadap fasilitas nuklir damai Iran –pihak dalam Perjanjian Non-Proliferasi (NPT)– sebagai tindakan berbahaya yang jelas-jelas melanggar semua norma dan peraturan internasional.
Wang Yi menegaskan kembali dukungan Tiongkok terhadap hak Iran untuk membela diri dan mencatat bahwa Beijing telah menyatakan posisinya dalam mengutuk agresi terhadap Iran dalam tiga sesi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca juga: Pezeshkian: Iran Mendukung Kawasan yang Bebas dari Senjata Pemusnah Massal
Kedua menteri luar negeri tersebut juga meninjau pelaksanaan perjanjian kemitraan strategis komprehensif antara Iran dan Tiongkok dan menegaskan kembali komitmen kedua pemerintah untuk memajukan rencana yang dijadwalkan, termasuk pertukaran delegasi tingkat tinggi, guna memperkuat dan meningkatkan hubungan bilateral.


