Larijani: Serangan Mematikan di Sekolah Iran Mendiskreditkan Doktrin “Perdamaian Melalui Kekuatan”

Teheran, Purna Warta – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan serangan mematikan AS dan Israel terhadap sebuah sekolah di Iran selatan mengungkap realitas berlumuran darah dari teori “perdamaian melalui kekuatan” yang diusung oleh Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Qalibaf Bersumpah Akan Terus Menghukum Para Agresor

Dalam unggahan di akun X-nya pada hari Kamis, Larijani menanggapi serangan keji oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap pusat-pusat sipil di Iran.

Ia mengatakan bahwa kemartiran kolektif para siswi tak berdosa di Minab di sebuah sekolah di Iran selatan di tangan penjahat Israel-Amerika menyebabkan teori “perdamaian melalui kekuatan” ternoda oleh darah.

Menyampaikan pesan kepada Presiden AS Donald Trump, Larijani bertanya apakah ini lagu kebangsaan yang diciptakan untuk kebebasan di Iran.

Ia lebih lanjut menyatakan bahwa Tuhan menyingkapkan penipu dengan tangan mereka sendiri.

Baca juga: Iran Membantah Peluncuran Drone ke Arah Azerbaijan

Serangan mengerikan terhadap anak-anak sekolah di Minab terjadi pada subuh tanggal 28 Februari, ketika rezim AS dan Israel melancarkan perang tanpa provokasi terhadap Iran dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan para pejabat militer tinggi.

Rentetan rudal menghantam sekolah dasar dan prasekolah Shajareh Tayebeh di Minab, provinsi Hormozgan, menewaskan 165 siswa dan guru.

Tragedi ini telah memicu duka cita yang meluas di seluruh Iran, dengan upacara dan penghormatan publik yang diadakan untuk anak-anak tersebut oleh masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *