Ketidaksepakatan Klausul Selat Hormuz dalam MoU Iran-AS Bertahan Hingga Menit Akhir

Teheran, Purna Warta – Sebuah sumber informasi mengatakan negosiasi antara Iran dan AS mengenai teks akhir nota kesepahaman berlanjut hingga beberapa menit sebelum pengumumannya, dengan perbedaan pendapat berpusat pada Pasal Satu dan ketentuan terkait Selat Hormuz.

Sebuah sumber informasi mengatakan kepada Tasnim bahwa berbagai perselisihan antara Iran dan Amerika Serikat mengenai berbagai ketentuan dalam nota kesepahaman terus berlanjut hingga menit-menit terakhir menjelang pengumumannya.

Sumber tersebut menguraikan beberapa perubahan yang dilakukan selama satu hingga dua hari terakhir dan beberapa jam sebelum pengumuman memorandum tersebut sebagai berikut:

1. Penambahan frasa “menjamin kedaulatan dan penghormatan terhadap keutuhan wilayah Lebanon” pada Pasal Satu memorandum; (Presiden AS Donald Trump tidak menerima dimasukkannya frasa ini dalam rancangan sebelumnya).

2. Penambahan frasa “administrasi pelayanan navigasi maritim di Selat Hormuz” oleh Iran dan Oman pada Pasal 5 memorandum;

3. Pembebasan kapal yang transit di Selat Hormuz dari kewajiban membayar biaya selama 60 hari; (Iran bermaksud untuk mulai membebankan biaya kepada kapal untuk layanan setelah periode tersebut).

Sumber tersebut juga menekankan bahwa Trump bersikeras bahwa segera setelah pengumuman kesepahaman tersebut, Selat Hormuz harus dibuka dan blokade harus diakhiri secara bersamaan; Namun, Iran tidak menerima usulan tersebut, dan disepakati bahwa proses pembukaan kembali Selat Hormuz akan dimulai setelah penandatanganan memorandum pada hari Jumat.

Sumber tersebut menambahkan bahwa Trump awalnya mengumumkan melalui postingan media sosial bahwa Selat Hormuz dan blokade telah dibuka secara bersamaan, namun menyusul keberatan Iran yang disampaikan melalui mediator Pakistan, Trump merevisi postingannya dan menulis bahwa Selat Hormuz akan dibuka kembali setelah hari Jumat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *