Teheran, Purna Warta – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei memuji perjuangan epik bangsa Iran melawan agresor Amerika dan Zionis, dengan mengatakan nilai-nilai kebebasan dan martabat memungkinkan negara tersebut menahan agresi militer asing.
Baqaei menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan pada hari Selasa dengan kepala Yayasan Pelestarian dan Publikasi Nilai-Nilai Pertahanan dan Perlawanan Suci serta sekelompok komandan dan veteran Pertahanan Suci – perang yang dilakukan Irak terhadap Iran pada tahun 1980an.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri menekankan bahwa melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai Pertahanan Suci bukan hanya tugas terpuji tetapi juga kebutuhan strategis, karena menjaga dan menyebarkan budaya perlawanan dan kemartiran merupakan elemen penting dari pencegahan dan menjamin ketahanan dan stabilitas Republik Islam Iran.
Merujuk pada perjuangan heroik rakyat Iran melawan musuh-musuh Amerika dan Zionis dalam dua perang agresi pada tahun lalu, Baqaei menggambarkan kebebasan dan pencarian martabat sebagai dua nilai otentik Iran-Islam yang menjadi rahasia di balik ketabahan dan ketahanan bangsa dalam menghadapi agresi militer asing.
Ia menyatakan bahwa nilai-nilai tersebut dengan jelas diwujudkan dalam praktik selama dua perang yang terjadi pada tahun lalu.


