Iran Mendesak PBB dan OKI untuk Meminta Pertanggungjawaban Israel atas Kejahatan di Lebanon

Teheran, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras agresi militer rezim Israel yang sedang berlangsung terhadap Lebanon, dan menyerukan kepada PBB, sekretaris jenderalnya, dan negara-negara anggotanya untuk segera mengambil tindakan guna menghentikan serangan tersebut dan meminta pertanggungjawaban para pelaku kejahatan perang.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu, Kementerian Luar Negeri mengutuk kelanjutan agresi militer rezim Zionis terhadap Lebanon, termasuk serangan brutal baru-baru ini terhadap wilayah pemukiman di Lebanon selatan yang telah menewaskan dan melukai puluhan warga Lebanon, termasuk perempuan dan anak-anak.

Kementerian memuji “perlawanan dan ketabahan” rakyat Lebanon dalam menghadapi ekspansionisme dan pendudukan “rezim Israel yang membunuh anak-anak,” dan menegaskan kembali dukungan Iran terhadap Lebanon dalam mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayahnya.

Pernyataan itu mengatakan serangan brutal rezim Zionis terhadap Lebanon dan pendudukannya di sebagian negara Arab, disertai dengan kejahatan perang yang paling serius, terjadi di bawah dukungan terang-terangan dari Amerika Serikat. Oleh karena itu, katanya, rezim AS adalah “mitra utama dalam kejahatan rezim Zionis di Lebanon” dan harus bertanggung jawab.

Kementerian Luar Negeri juga mengkritik kelambanan Dewan Keamanan PBB terhadap tindakan agresif rezim Israel, dan menekankan bahwa tindakan tersebut tidak diragukan lagi merupakan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional dan global.

Menurut pernyataan tersebut, kegagalan Dewan Keamanan untuk bertindak tidak hanya merusak kredibilitas dan kedudukan PBB namun juga semakin menguatkan rezim Israel untuk melakukan kejahatan lebih lanjut dan memperluas cakupan hasutan perangnya.

“Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekretaris jenderalnya dan seluruh negara anggota berkewajiban mengambil tindakan yang diperlukan untuk menghentikan serangan agresif dan kejahatan perang rezim Zionis,” kata kementerian tersebut.

Mereka juga meminta Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk mengambil tindakan serius dan menggunakan seluruh kapasitasnya untuk menghentikan kejahatan rezim Israel dan memastikan bahwa para pelakunya “dimintai pertanggungjawaban dan dihukum.”

Kementerian Luar Negeri menegaskan kembali bahwa komunitas internasional dan lembaga-lembaga internasional terkait tidak bisa berdiam diri dalam menghadapi serangan rezim Zionis yang terus berlanjut di Lebanon, menekankan perlunya tindakan nyata untuk menghentikan agresi dan membawa mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan perang ke pengadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *