Serangan Israel ke Tepi Barat Berlanjut, Puluhan Warga Palestina Ditangkap

Tepi Barat s

Al-Quds, Purna Warta – Sumber-sumber Palestina melaporkan berlanjutnya serangan pasukan Israel ke berbagai wilayah di Tepi Barat serta penangkapan puluhan warga Palestina.

Baca juga: PBB Peringatkan Persediaan Kebutuhan Pokok di Gaza Segera Habis

Menurut laporan pemberitaan di Palestina, di tengah berlanjut dan meningkatnya agresi Israel terhadap Tepi Barat yang diduduki, sumber-sumber Palestina pada Kamis pagi kembali melaporkan gelombang serangan baru pasukan pendudukan ke wilayah tersebut. Mereka menyatakan bahwa dalam bentrokan antara warga Palestina dan pasukan Israel, sejumlah orang terluka dan puluhan lainnya ditangkap.

Sumber-sumber Palestina menyatakan bahwa dua pemuda Palestina terluka dalam serbuan pasukan pendudukan ke kota Awrta, di tenggara Nablus.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan Israel menggunakan peluru tajam, gas air mata, dan granat dalam serangan terhadap warga Palestina, yang kemudian memicu bentrokan sengit.

Di Tulkarm, di bagian utara Tepi Barat, pasukan pendudukan pada Kamis pagi menangkap seorang pemuda Palestina bernama Nidal Masoud setelah menyerbu sebuah rumah di bagian timur kota tersebut.

Dalam serangan ke kota Tuqu’, di tenggara Bethlehem, pasukan Israel menangkap Rami Issam al-Amour, seorang pemuda Palestina berusia 24 tahun, setelah terjadi bentrokan dan didirikannya sebuah pos pemeriksaan militer di pusat kota.

Sehari sebelumnya, pasukan Israel juga menangkap 21 warga Palestina dalam serangkaian serbuan ke beberapa provinsi, termasuk Tulkarm, Bethlehem, Nablus, Hebron, Jenin, dan Ramallah.

Di sisi lain, untuk minggu kedua berturut-turut, otoritas Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap pergerakan penduduk desa Beit Iksa, di barat laut al-Quds yang diduduki, sehingga 32 warga Palestina praktis berada dalam kondisi terkepung.

Pemerintah Provinsi al-Quds menyatakan bahwa otoritas Israel telah memberlakukan “larangan keamanan” terhadap 13 warga desa dan menolak menerbitkan izin masuk bagi mereka. Sementara itu, 19 warga lainnya, karena alasan yang sama, takut meninggalkan desa untuk memperoleh kebutuhan pokok dan mendapatkan layanan kesehatan. Hal ini berlangsung bersamaan dengan langkah-langkah yang semakin memperparah isolasi terhadap desa-desa di barat laut al-Quds.

Baca juga: Netanyahu: Kami Hancurkan Infrastruktur Hizbullah di Pegunungan Ali al-Taher

Dalam kelanjutan penghancuran rumah-rumah warga Palestina di al-Quds yang diduduki, pasukan Israel, setelah memukuli secara brutal seorang warga Palestina bernama Yusuf al-Rashq, menghancurkan rumahnya di kawasan al-Bustan, Silwan.

Pasukan pendudukan juga menghancurkan sebuah kandang kuda di kawasan al-Aqabat, di kota al-Ram, sebelah utara al-Quds yang diduduki, di tengah penembakan gas air mata.

Di Jenin, pasukan pendudukan Israel juga menghancurkan 12 rumah kaca pertanian, delapan gudang komersial, 10 bangunan pertanian, serta tembok milik dua lahan pertanian di dekat kota Arana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *