Al-Quds, Purna Warta – Para pemukim Zionis telah melakukan 45 serangan terhadap masjid-masjid Palestina di Tepi Barat sejak awal tahun ini.
Sumber-sumber berita Palestina pada Sabtu hari ini melaporkan bahwa sejak awal tahun baru Masehi hingga saat ini, para pemukim Zionis telah melakukan sedikitnya 45 serangan terhadap masjid-masjid Palestina di Tepi Barat.
Berdasarkan laporan tersebut, dalam rangkaian aksi agresi ini, sejumlah masjid dibakar, beberapa lainnya dirusak atau dihancurkan, sementara pada dinding sejumlah masjid lainnya dituliskan slogan-slogan rasis.
Serangan-serangan tersebut terjadi dalam konteks meningkatnya aksi penyerangan yang dilakukan para pemukim dan pasukan Zionis terhadap tempat-tempat suci Islam di Tepi Barat.
Masjid-masjid di Tepi Barat telah lama menjadi sasaran serangan para pemukim Zionis. Tahun 2026 menyaksikan peningkatan signifikan dalam serangan-serangan tersebut, terutama setelah meningkatnya ketegangan di berbagai wilayah pendudukan.
Pada saat yang sama, otoritas pendudukan rezim Zionis juga menerapkan kebijakan yang semakin ketat terhadap tempat-tempat suci Islam. Salah satunya adalah langkah-langkah yang baru-baru ini diambil oleh Ben-Gvir, Menteri Keamanan Dalam Negeri rezim Zionis. Menurut para analis, kebijakan tersebut telah menciptakan kondisi yang mendorong peningkatan serangan terhadap masjid dan tempat-tempat suci Palestina.


