Ghalibaf: Eropa Merugikan Diri Sendiri dengan Memasukkan IRGC ke Daftar Hitam

Teheran, Purna Warta – Ketua Parlemen Mohamad Bagher Ghalibaf memuji Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai lembaga kontra-terorisme paling unik di dunia, dan mencatat bahwa Eropa merugikan diri sendiri dengan memasukkan IRGC ke daftar hitam.

Baca juga: Ketua Parlemen meminta Komisi Keamanan Nasional untuk menindaklanjuti pengusiran atase militer Eropa dari Iran

Dalam pidatonya di sidang parlemen pada hari Minggu, Ghalibaf mengatakan bahwa langkah-langkah anti-Iran tersebut hanya meningkatkan solidaritas sosial dalam mendukung IRGC untuk menjaga martabat dan keamanan nasional Iran.

Dengan mencoba memberikan pukulan kepada IRGC, yang merupakan penghalang terbesar terhadap penyebaran terorisme ke Eropa, Eropa sebenarnya telah merugikan diri sendiri dan, sekali lagi, dengan secara membabi buta menuruti Amerika, telah membuat keputusan yang bertentangan dengan kepentingan rakyat mereka sendiri, tambahnya.

Eropa berupaya memuaskan “tuannya”, Amerika Serikat, agar negara itu berhenti mengancam integritas teritorial mereka, tegas Ghalibaf.

IRGC, dengan bantuan rakyat di kawasan itu, telah menggulingkan kekuasaan ISIS, melenyapkan ancaman globalnya, dan telah mengorbankan ratusan martir, termasuk salah satu komandan terhebat dan paling berpengalaman, Letnan Jenderal Qassem Soleimani, katanya.

Dengan bantuan rakyat di kawasan itu, IRGC telah menggulingkan kekuasaan ISIS dan melenyapkan ancaman globalnya.

Pasukan itu, tambahnya, telah mengorbankan ratusan martir, termasuk salah satu komandan terhebatnya, Letnan Jenderal Qassem Soleimani.

Baca juga: Ayatullah Khamenei: Perang yang diprakarsai AS akan meluas menjadi konflik regional

IRGC setia kepada Iran dan Revolusi Islam, dan permusuhan para pendukung terorisme di dunia tidak akan mengurangi kekuatan IRGC, katanya.

Menurut hukum tentang tindakan timbal balik terhadap penetapan IRGC sebagai organisasi teroris, tentara negara-negara Eropa dianggap sebagai kelompok teroris, dan konsekuensi dari tindakan ini akan menjadi tanggung jawab Uni Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *