Israel Tewaskan Tiga Warga Palestina di Tengah Pelanggaran Gencatan Senjata yang Terus Berlanjut di Gaza

Kill

Gaza, Purna Warta – Sedikitnya tiga warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangkaian serangan terpisah yang dilakukan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza yang terkepung, di tengah berlanjutnya pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata yang rapuh oleh pihak pendudukan.

Sumber-sumber medis mengatakan pada hari Selasa bahwa sedikitnya satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka ketika sebuah drone Israel menyerang kendaraan sipil di Jalan Salah al-Din, sebelah timur Deir al-Balah, Gaza tengah.

Seorang warga Palestina lainnya tewas setelah ditembak di kepala oleh pasukan Israel di wilayah utara Khan Yunis, bagian selatan wilayah yang diblokade tersebut.

Secara terpisah, sumber dari Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa menyatakan bahwa seorang warga Palestina tewas dan lima lainnya terluka saat fajar ketika sebuah drone Israel menyerang kerumunan warga sipil di kawasan Bani Abu Salah, Gaza tengah.

Serangan artileri dan berbagai serangan Israel lainnya juga dilaporkan terjadi di wilayah selatan Khan Yunis.

Sementara itu, militer Israel terus melakukan penghancuran bangunan dan fasilitas di daerah-daerah yang berada di bawah kendalinya di Gaza utara maupun selatan.

Rencana Perluasan Pendudukan

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, baru-baru ini dilaporkan memerintahkan militer untuk memperluas penguasaan wilayah Gaza hingga mencapai 70 persen dari keseluruhan wilayah tersebut, setelah seorang menteri kabinet mengonfirmasi adanya rencana yang disebut sebagai “pembersihan etnis” di Jalur Gaza.

Sebelumnya, Netanyahu mengakui laporan yang menyebutkan bahwa pasukan Israel saat ini menguasai sekitar 60 persen wilayah Gaza, jauh melebihi batas 53 persen yang diizinkan berdasarkan ketentuan perjanjian gencatan senjata dengan Hamas tahun lalu.

Sejumlah menteri dalam kabinet Netanyahu juga menyatakan bahwa mereka menginginkan pendudukan penuh atas Gaza dan pengusiran hampir dua juta penduduk Palestina dari wilayah tersebut guna membuka jalan bagi pembangunan permukiman Israel.

Pekan lalu, Menteri Urusan Militer Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa dirinya tetap berkomitmen pada rencana pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza dalam skala besar sebagai bagian dari rencana jangka panjang Israel terhadap wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *