Canbera, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan lokal yang mengutip Pusat Informasi Palestina, ribuan orang berkumpul di depan Perpustakaan Pusat Melbourne, kota terbesar kedua di Australia, menuntut penghentian segera serangan militer rezim pendudukan serta penerapan sanksi pemerintah Australia terhadap Israel.
Para peserta aksi kemudian melakukan pawai di pusat kota sambil membawa berbagai poster bertuliskan slogan-slogan seperti:
“Israel adalah negara teroris,”
“Hentikan genosida di Gaza,”
“Zionisme adalah terorisme,”
“Hentikan pembantaian anak-anak,”
“Segera boikot Israel,”
dan “Israel membunuh satu anak setiap jam.”
Jamal Hakim, mantan anggota Dewan Kota Melbourne, menyatakan bahwa aksi damai ini telah secara konsisten digelar selama 100 minggu berturut-turut, dengan partisipasi warga Australia dari beragam latar belakang.
Ia menegaskan: “Kini saatnya Australia memberlakukan sanksi terhadap rezim Israel.”


