Jakarta, Purna Warta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, mendorong lahirnya gagasan pembentukan Danantara Syariah.
Baca juga: Menkeu Beri Ultimatum Peserta Tax Amnesty: Dana dari Luar Negeri Diperiksa Pajaknya Mulai 2027
“Sebagai negara yang mayoritas Muslim, tetapi pelaksanaan dari ekonomi syariah ini belum seperti yang kita harapkan. Bahkan ada konsep dari kami untuk lahirnya sebuah Danantara Syariah Indonesia,” ujar Kiai Anwar dalam pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Menurut dia, Danantara Syariah diperlukan sebagai upaya mengoptimalkan potensi ekonomi syariah agar menjadi kekuatan dalam meningkatkan harkat dan martabat ekonomi umat.
Ia berharap, gagasan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, khususnya pemerintah, sehingga pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dapat dikelola secara lebih optimal dan terkoordinasi.
“Mohon dukungan dari semua pihak, terutama dari pihak pemerintah, dalam rangka mengoptimalkan ekonomi syariah, terkoordinir dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Baca juga: Indonesia Dikenai Tarif Tambahan 10% AS, Pemerintah Aktif dan Siapkan Langkah Antisipasi
Ia juga menekankan, penguatan ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan pengembangan sistem ekonomi berbasis prinsip syariah, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan umat.
Potensi besar ekonomi syariah perlu dikonsolidasikan sehingga dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi ekonomi umat Islam Indonesia.
“Agar menjadi bagian dari kekuatan untuk mengangkat harkat dan martabat ekonomi umat di negara Republik Indonesia,” tandasnya.


