Moskow, Purna Warta – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko mengatakan Moskow telah mengutuk perang AS-Israel yang tidak beralasan terhadap Iran sejak awal, menggambarkannya sebagai agresi ilegal terhadap negara yang telah menghormati komitmen internasionalnya.
Baca juga: Araqchi: Negara-negara SCO Mengutuk Agresi AS terhadap Iran
Rusia secara konsisten mempertahankan posisinya menentang tindakan militer AS dan Israel terhadap Iran, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Andrey Rudenko kepada Tasnim di sela-sela Pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), yang diadakan di Kyrgyzstan.
Berbicara kepada koresponden Tasnim di Cholpon-Ata pada hari Jumat, Rudenko mengatakan Moskow telah mengutuk keras serangan AS-Israel sejak awal dan menganggapnya sebagai tindakan agresi ilegal terhadap Iran.
Ia menambahkan bahwa Rusia telah mempertahankan pendirian yang sama sejak awal serangan dan percaya bahwa, menyusul perkembangan terkini, salah satu pihak telah melanggar kesepahaman yang telah dicapai.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan Moskow mendukung dimulainya kembali upaya diplomatik, menekankan bahwa proses tersebut akan melayani kepentingan semua negara di kawasan itu.
Mengomentari hubungan Teheran-Moskow, Rudenko mengatakan Iran dan Rusia telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis komprehensif dan bahwa kedua belah pihak berkomitmen untuk sepenuhnya menerapkan semua ketentuannya.
Ia mencatat bahwa perjanjian tersebut mencakup berbagai bidang, termasuk kerja sama ekonomi dan perdagangan, pengembangan Koridor Transportasi Internasional Utara-Selatan, dan koordinasi masalah regional, menambahkan bahwa implementasinya sedang diupayakan dengan serius.
Baca juga: IRGC: Fasilitas AS di Kuwait dan Bahrain Menjadi Target Serangan Baru
Rudenko juga menyoroti keanggotaan penuh Iran di Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO), mengatakan Rusia telah mendukung aksesi Iran dan telah membantu dalam proses tersebut pada satu tahap.
Ia menyatakan harapan bahwa Iran akan terus memandang SCO sebagai platform yang berguna dan efektif untuk memajukan kepentingan nasionalnya.
Ketika ditanya oleh Tasnim tentang kemungkinan kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov ke Teheran, Rudenko mengatakan Moskow sedang mengupayakan hal tersebut.


