Dampak Aksi Massa, Ikappi Sebut Omzet Pedagang Pasar Turun Akibat Pembeli Waswas

Jakarta, Purna Warta – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) melaporkan bahwa omzet pedagang pasar menurun drastis dalam beberapa hari terakhir akibat aksi massa. Hal ini disebabkan oleh pembeli yang merasa khawatir untuk keluar rumah dan berbelanja di pasar.

Baca juga: Total Kerugian Akibat Demo di Jakarta Tembus Rp 80 Miliar

Ketua Umum Ikappi, Abdullah Mansuri, menjelaskan bahwa banyak pedagang di sekitar lokasi demonstrasi terpaksa berhenti berjualan. “Dampak jangka pendek kami melihat banyak pedagang berhenti berjualan di sekitar lokasi area aksi, karena pengunjung mengurungkan diri belanja, pendapatan otomatis turun,” kata Mansuri kepada detikcom.

Menurut Mansuri, penurunan omzet ini juga dipicu oleh menurunnya daya beli masyarakat. Meskipun demikian, ia belum bisa memberikan angka pasti terkait besaran penurunan omzet. “Turunnya omzet pasti karena daya beli yang menurun. Begitu ada penurunan pembeli pasti ada penurunan omzet, tapi berapanya sedang kami pastikan karena beberapa hari terakhir menunggu laporan dari teman-teman di bawah,” imbuh Mansuri.

Di sisi lain, Mansuri menyatakan bahwa sejauh ini belum ada kendala signifikan dalam distribusi bahan pokok. Harga pangan juga relatif stabil, meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai rawit, Minyakita, dan beras premium. Ia menambahkan, harga beras medium masih terkendali.

Baca juga: Seorang Pemilik Akun TikTok Ditangkap Bareskrim Polri Karena Konten Provokatif

“Saya belum melihat ada komoditas yang tersendat ya karena memang daya beli menurun sehingga komoditas itu masih relatif aman di pasar, karena soal distribusi memang ada beberapa komoditas tapi masih belum melihat,” jelasnya.

“Walaupun memang harus akui beberapa distribusi terlambat masuk, tapi relatif terjaga karena pembeliannya tidak terlalu banyak,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *