Total Kerugian Akibat Demo di Jakarta Tembus Rp 80 Miliar

Jakarta, Purna Warta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merevisi angka kerugian yang dialami Jakarta akibat demonstrasi besar-besaran pekan lalu. Berdasarkan hitungan terbaru, total kerugian kini diperkirakan mencapai Rp 80 miliar, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar Rp 55 miliar.

Baca juga: Seorang Pemilik Akun TikTok Ditangkap Bareskrim Polri Karena Konten Provokatif

Kenaikan angka ini disebabkan oleh masuknya dua infrastruktur baru dalam daftar kerusakan, yaitu dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). “Setelah dihitung kembali ada dua JPO yaitu di Senen dan juga di depan Polda yang mengalami kerusakan yang serius dan ternyata baru dihitung oleh Dinas Bina Marga,” kata Pramono, usai pertemuan dengan Menteri PU Dody Hanggodo di Balai Kota Jakarta.

Pramono menambahkan, “Biaya secara total kerugian yang kemarin saya sampaikan Rp 55 miliar, termasuk dua JPO tadi, sekarang menjadi Rp 80 miliar.”

Untuk membantu pemulihan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meminta dukungan dari pemerintah pusat. Pramono menyebut perbaikan kedua JPO tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 19 miliar. “Dalam kesempatan ini saya juga meminta bantuan kepada Kementerian PU apabila beliau berkenaan untuk yang JPO di Senen dan juga JPO di Polda untuk dibantu oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca juga: Gerakan Nurani Bangsa Berharap ’17+8 Tuntutan Rakyat’ Dipertimbangkan Pemerintah

Selain JPO, Pramono juga menyinggung kerusakan pada infrastruktur lain, termasuk CCTV dan lampu lalu lintas. “Ada beberapa CCTV yang di lapangan mengalami kerusakan, dan juga perbaikan 18 traffic lights. Dan alhamdulillah dari 18 itu, 17 sudah selesai semua. Tinggal satu yang belum selesai yaitu di Slipi,” terangnya.

Pemerintah Jakarta akan menangani perbaikan kerusakan pada fasilitas seperti MRT dan Transjakarta, sementara perbaikan lampu lalu lintas menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *