Warga Yaman Berunjuk Rasa untuk Kebebasan Gaza, Menentang Agresi Israel

Sana’a, Purna Warta – Puluhan ribu warga Yaman turun ke jalan-jalan di Saada, menyuarakan penolakan mereka terhadap kekejaman Israel yang terus berlanjut di Gaza dan bersumpah untuk menunjukkan solidaritas yang tak tergoyahkan kepada rakyat Palestina.

Baca juga: Trump Berjanji Menghukum Mereka yang Bertanggung Jawab atas Kekerasan Politik

Sambil meneriakkan slogan-slogan perlawanan, para pengunjuk rasa menyatakan kesetiaan kepada para martir Palestina dan berjanji bahwa pengorbanan apa pun tidak akan menghalangi mereka untuk melawan agresi brutal Israel.

Unjuk rasa massal di Saada serupa di seluruh Yaman, di mana jutaan orang telah berkumpul untuk mengecam pemboman tanpa henti Israel terhadap warga sipil dan infrastruktur Gaza.

Para saksi mata mengatakan kemarahan meningkat setelah serangan Israel menghancurkan sebuah gedung tinggi di Kota Gaza, yang semakin memicu kemarahan internasional.

Di Sanaa, para demonstran yang marah mengecam tindakan sengaja rezim Zionis yang menargetkan permukiman padat penduduk dan penghancuran fasilitas sipil.

Para pemimpin gerakan Ansarullah Yaman mengecam Israel atas pelanggaran berat hukum internasional, dengan seorang juru bicara di demonstrasi Saada menyatakan: “Kami mendukung saudara-saudara kami di Palestina melawan kejahatan entitas Zionis.”

Protes tersebut juga menyoroti peran perlawanan Yaman yang lebih luas, seiring munculnya laporan tentang serangan pesawat tak berawak di bandara selatan Israel yang mengganggu penerbangan.

Penyelenggara demonstrasi memberi penghormatan kepada “semua orang bebas” yang bangkit melawan penindasan Zionis di seluruh dunia, menghubungkan perjuangan Yaman dengan front perlawanan internasional yang lebih luas.

Ketegangan semakin meningkat setelah serangan teror Israel di Qatar, sebuah tindakan yang dikecam oleh Doha sebagai serangan pengecut dan pelanggaran hukum internasional yang nyata.

Para demonstran juga mengecam laporan bahwa armada bantuan dari Tunisia, yang menuju Gaza, menjadi sasaran pesawat tak berawak Israel.

Ketika serangan Israel membuat Gaza hancur, kelaparan, dan terlantar, rakyat Yaman bersumpah untuk tidak tinggal diam.

Baca juga: Universitas-universitas Global Putuskan Hubungan Akademis dengan Israel Terkait Perang Gaza

“Kami akan terus melawan agresi rezim Zionis,” seru seorang penyelenggara protes, menegaskan kembali komitmen Yaman yang teguh terhadap Palestina.

Demonstrasi tersebut, yang merupakan bagian dari “pawai sejuta orang” nasional, menggarisbawahi perlawanan Yaman yang semakin mendalam terhadap penindasan Israel di tengah genosida Israel di Gaza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *