Rakyat Yaman Puji Kemenangan Iran, Tegaskan Kembali Dukungan Terhadap Perlawanan

Shanaa, Purna Warta  – Unjuk rasa massal diadakan di berbagai provinsi di Yaman pada hari Selasa untuk memuji kemenangan Iran dan Poros Perlawanan melawan AS dan rezim Israel. Orang-orang turun ke jalan di Sana’a, Sa’ada, dan provinsi lain di Yaman, membawa spanduk dan meneriakkan slogan-slogan yang mendukung Iran, Lebanon, Hizbullah, dan Gaza.

Para pengunjuk rasa menyoroti kegigihan Iran dalam menghadapi musuh-musuhnya, khususnya Amerika Serikat dan Israel, dan menekankan pentingnya menjaga kesiapsiagaan menghadapi tantangan dan konfrontasi di masa depan.

Mengecam pernyataan Presiden AS Donald Trump yang dianggap menghina kota suci Mekah, para peserta juga membawa gambar Mekah dan spanduk yang menyatakan solidaritas terhadap kesucian Islam, menyatakan kesiapan mereka untuk mempertahankan tempat-tempat suci dan menolak rencana Amerika dan Zionis yang menargetkan dunia Muslim dan simbol-simbol sucinya.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan selama unjuk rasa mengatakan bahwa pertemuan tersebut diadakan sebagai tanggapan atas pelanggaran yang berulang-ulang dan disengaja terhadap tempat-tempat suci dan simbol-simbol Islam, yang terbaru adalah pernyataan Trump mengenai Mekah, Press TV melaporkan.

Mereka menggambarkan komentar tersebut sebagai penghinaan terhadap salah satu tempat paling suci umat Islam dan menegaskan kembali penolakan atas serangan berulang-ulang terhadap tempat-tempat suci Islam, dan memperingatkan bahwa berlanjutnya insiden semacam itu didorong oleh diam dan tidak adanya tindakan dari pemerintah dan masyarakat di seluruh dunia Muslim.

Sebuah unggahan Trump di media sosial telah memicu kemarahan di seluruh dunia Muslim, di mana ia menulis bahwa Perpustakaan Obama akan menjadi “Mekah” bagi mereka yang membenci Amerika.

Pernyataan tersebut memicu reaksi luas di media sosial dan menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Kedutaan Besar Iran di Tunisia, yang mendesak Trump untuk tidak “menghina Mekah yang suci”.

Aktivis di negara-negara Muslim dan sekitarnya telah menyerukan demonstrasi besar-besaran untuk memprotes penghinaan yang berulang kali dilakukan Trump terhadap Islam dan Muslim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *