Serangan Rezim Zionis ke Jalur Gaza Terus Berlanjut

Gaza Serangan

Gaza, Purna Warta – Sumber-sumber berita melaporkan pelanggaran gencatan senjata serta serangan pesawat nirawak rezim Zionis terhadap sebuah sepeda motor di bagian tengah Jalur Gaza.

Sumber-sumber berita pada Sabtu melaporkan bahwa sebuah pesawat nirawak rezim Zionis menyerang sebuah sepeda motor di Jalan Salah al-Din, dekat pintu masuk Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di bagian tengah Jalur Gaza.

Berdasarkan laporan yang beredar, jumlah korban luka dalam serangan pesawat nirawak tersebut meningkat menjadi 3 orang, sementara kondisi salah satu korban dilaporkan kritis.

Dini hari tadi, kendaraan militer rezim Zionis yang ditempatkan di sebelah timur Kamp Jabalia, di utara Jalur Gaza, melakukan penembakan secara intensif. Artileri rezim Zionis juga menargetkan kawasan al-Zaytoun di sebelah timur Kota Gaza dan, setelah jeda singkat, kembali melancarkan serangan artileri ke kawasan tersebut.

Di bagian selatan Jalur Gaza, sejak pagi hingga saat ini, tentara rezim Zionis telah melakukan 7 ledakan dan penghancuran besar-besaran terhadap bangunan di wilayah utara Kota Rafah.

Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza hari ini mengumumkan data terbaru mengenai korban perang genosida rezim Zionis yang telah berlangsung terhadap rakyat Palestina sejak 7 Oktober 2023 (15 Mehr 1402).

Menurut laporan tersebut, jumlah warga Palestina yang gugur dalam agresi militer rezim Zionis di Jalur Gaza telah mencapai 73.391 orang, sedangkan jumlah korban luka meningkat menjadi 174.280 orang. Data tersebut menunjukkan bahwa pembunuhan massal dan genosida masih terus berlangsung meskipun gencatan senjata telah diumumkan pada 11 Oktober 2025.

Kementerian Kesehatan Palestina menegaskan dalam laporannya bahwa rezim Zionis tidak pernah mematuhi kesepakatan gencatan senjata. Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober tahun lalu, 1.262 warga Palestina telah gugur akibat serangan pasukan Zionis dan 4.168 orang lainnya mengalami luka-luka.

Menurut laporan tersebut, dalam periode yang sama, jenazah 808 orang yang gugur telah berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan bangunan yang hancur. Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak korban yang tertimbun di bawah reruntuhan. Mengingat keterbatasan parah peralatan dan alat berat di Jalur Gaza, proses pencarian serta evakuasi jenazah berlangsung dengan sangat lambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *