Gaza, Purna Warta – Sedikitnya sepuluh warga Palestina, termasuk seorang juru kamera Palestina dan empat anggota satu keluarga, tewas serta puluhan lainnya terluka dalam serangkaian serangan terbaru Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza yang terkepung dalam 24 jam terakhir.
Di Gaza tengah, juru kamera Palestina Ahmad Washah tewas pada Sabtu setelah sebuah pesawat nirawak Israel menyerang sebuah rumah di kamp pengungsi Al-Bureij. Dalam serangan yang sama, seorang warga Palestina lainnya tewas dan seorang lainnya mengalami luka-luka.
Kematian Ahmad terjadi beberapa pekan setelah saudaranya, Mohammed Washah, tewas dalam serangan yang menargetkan mobilnya di wilayah barat daya Kota Gaza.
Menurut Committee to Protect Journalists, sedikitnya 260 jurnalis Palestina telah terbunuh sejak Israel melancarkan perang di Gaza pada Oktober 2023.
Serangan di Kota Gaza
Di Gaza City, serangan pesawat nirawak Israel terhadap sebuah rumah di dekat persimpangan Al-Tayaran menewaskan empat anggota satu keluarga, yaitu seorang pria, istrinya, dan dua putri mereka.
Seorang warga Palestina lanjut usia juga tewas setelah pasukan angkatan laut Israel menembaki tenda-tenda yang menampung warga mengungsi di Jalan Al-Bahr, kawasan Al-Amadi, sebelah barat Kota Gaza.
Dalam serangan terpisah, seorang warga Palestina tewas dan seorang perempuan terluka ketika pesawat nirawak Israel menyerang pejalan kaki di dekat bundaran Al-Saftawi di bagian utara Kota Gaza.
Di Beit Lahia, seorang perempuan dilaporkan tewas akibat tembakan pasukan Israel.
Serangan di Khan Yunis
Di Gaza selatan, serangan pesawat nirawak Israel terhadap sekelompok warga sipil di sebelah barat Khan Yunis menewaskan satu warga Palestina dan melukai tujuh lainnya.
Dua anak laki-laki Palestina juga mengalami luka-luka akibat tembakan tentara Israel di dekat Bundaran Abu Hamid, sebelah timur Khan Yunis.
Selain itu, lima warga Palestina lainnya terluka ketika pesawat nirawak Israel menyerang kerumunan warga sipil di lingkungan Sheikh Radwan, bagian utara Kota Gaza.
Korban Pasca-Gencatan Senjata Terus Bertambah
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, pelanggaran gencatan senjata oleh Israel telah menyebabkan 1.007 warga Palestina tewas dan 3.165 lainnya terluka.
Data terbaru yang dikutip kantor berita Palestina WAFA pada Minggu menunjukkan jumlah korban pasca-gencatan senjata meningkat menjadi 1.021 orang tewas dan 3.249 orang terluka.
Otoritas kesehatan Palestina juga melaporkan bahwa sejak Oktober 2023, jumlah korban tewas akibat perang Israel di Gaza telah mencapai 73.032 orang, sementara 173.357 lainnya mengalami luka-luka.
Tim penyelamat dilaporkan masih belum dapat menjangkau banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan atau berada di wilayah yang sulit diakses akibat kondisi keamanan dan kerusakan infrastruktur.


