Al-Quds, Purna warta – Sumber-sumber Israel melaporkan bahwa mantan kepala badan keamanan dalam negeri Israel (Shin Bet), Ronen Bar, meninggalkan Uni Emirat Arab secara diam-diam dan tergesa-gesa setelah menerima peringatan keamanan selama kunjungan rahasianya ke negara tersebut.
Menurut laporan Channel 13, Ronen Bar dan istrinya meninggalkan UEA secara mendadak setelah menerima peringatan keamanan yang disebut tidak biasa.
Berdasarkan laporan tersebut, Bar dan istrinya baru-baru ini melakukan perjalanan rahasia ke Uni Emirat Arab untuk menghadiri sebuah konferensi keamanan penting yang dihadiri oleh sejumlah pejabat senior keamanan dan intelijen dari berbagai negara.
Hingga kini, rincian mengenai peringatan keamanan tersebut maupun mekanisme keberangkatannya masih dirahasiakan. Tidak ada informasi lebih lanjut yang dipublikasikan mengenai sifat ancaman atau alasan di balik peringatan tersebut.
Channel 13 juga mengklaim bahwa konferensi tersebut diselenggarakan oleh Abdullah bin Zayed Al Nahyan.
Namun, seorang sumber yang dekat dengan pemerintah Uni Emirat Arab membantah klaim tersebut. Menurut sumber itu, Menteri Luar Negeri UEA tidak pernah menjadi tuan rumah konferensi semacam itu yang melibatkan mantan kepala Shin Bet, baik dalam beberapa hari terakhir maupun dalam beberapa tahun terakhir.
Sumber yang sama juga membantah laporan mengenai adanya insiden keamanan yang berkaitan dengan keberangkatan Ronen Bar dari UEA dan menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.
Lebih lanjut, sumber tersebut menekankan bahwa Abu Dhabi tetap berpegang pada kebijakannya untuk tidak mencampuri urusan dan perselisihan politik internal Israel. Menurutnya, Uni Emirat Arab tidak akan membiarkan dirinya terlibat dalam persaingan maupun ketegangan politik domestik yang terjadi di Israel.
Sementara itu, menurut laporan tersebut, Ronen Bar menolak memberikan komentar terkait pemberitaan yang beredar.


