Al-Quds, Purna Warta – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tidak akan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat pada pekan depan.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr yang mengutip media Israel Yedioth Ahronoth, Benjamin Netanyahu, yang sebelumnya dijadwalkan berkunjung ke Amerika Serikat, dipastikan tidak akan melakukan perjalanan tersebut pada pekan depan.
Media tersebut melaporkan bahwa keputusan penundaan itu dikaitkan dengan penjadwalan ulang acara yang melibatkan Lindsey Graham, anggota Senat Amerika Serikat.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa acara yang dimaksud kemungkinan akan ditunda hingga akhir bulan ini.
Sebelumnya, penundaan rencana kunjungan Netanyahu ke Amerika Serikat juga sempat menjadi perhatian media Israel, yang memunculkan berbagai spekulasi mengenai alasan di balik perubahan jadwal tersebut.
Media Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak akan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat pada pekan depan, berbeda dengan laporan-laporan sebelumnya yang menyebutkan bahwa perjalanan tersebut akan segera terlaksana.
Menurut laporan tersebut, penundaan kunjungan dikaitkan dengan perubahan jadwal acara yang melibatkan Senator Amerika Serikat Lindsey Graham. Media itu menyebut bahwa acara tersebut kemungkinan baru akan berlangsung pada akhir bulan ini, sehingga berdampak pada agenda kunjungan Netanyahu.
Penundaan perjalanan Netanyahu ke Amerika Serikat sebelumnya juga telah memicu berbagai spekulasi di media Israel mengenai alasan di balik perubahan jadwal tersebut. Namun, berdasarkan laporan Yedioth Ahronoth, penundaan kali ini dikaitkan dengan faktor penjadwalan acara yang melibatkan Senator Lindsey Graham. Perlu dicatat bahwa isi laporan tersebut berasal dari media yang dikutip dan belum disertai konfirmasi resmi dari pemerintah Israel maupun pemerintah Amerika Serikat.


