Gaza, Purna Warta – Pasukan militer rezim Zionis Israel melancarkan serangan intensif di seluruh Gaza, menewaskan sedikitnya 20 orang pada hari Jumat, termasuk tujuh anak-anak, hanya dalam serangan di Kota Gaza. Sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa 20 warga Palestina, termasuk tujuh anak-anak, telah tewas dalam serangan Israel di seluruh Kota Gaza sejak Jumat dini hari.
Baca juga: Pemukim Israel Lancarkan Serangan Baru di Tepi Barat di Bawah Perlindungan Rezim
Pasukan Israel telah menargetkan keluarga-keluarga Palestina yang mengungsi yang tinggal di tenda-tenda atau tempat penampungan sementara di Kota Gaza dalam serangan besar-besaran untuk merebut kota tersebut.
Di lingkungan Tal al-Hawa, warga Palestina mengais-ngais puing-puing tempat penampungan mereka setelah serangan pesawat tak berawak Israel pada hari Kamis.
Beberapa anak tewas dalam serangan itu, termasuk putra dan putri Maha Afana.
“Saya memeriksa putra saya dan menemukannya terbaring telentang dengan darah mengalir dari hidung dan pendarahan dari belakang kepalanya. Saya mulai berteriak dan saudara laki-laki saya datang dan mengambilnya,” ujarnya.
“Lalu saya kembali untuk memeriksa anak kedua saya, putri saya, Noor, dan mendapati ia berlumuran darah dari kepala hingga kaki.”
Tentara rezim Israel mengklaim kini menguasai 40 persen Kota Gaza dan telah memperluas serangannya ke rumah-rumah penduduk dan kamp-kamp pengungsian. Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) menggambarkan situasi saat ini sebagai “tak terpikirkan”.
Baca juga: 700 Hari Genosida Israel: Korban Tewas di Gaza Capai 64.300 di Tengah Bencana Kelaparan
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan setidaknya 30 persen warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Gaza adalah anak-anak, yang berarti 28 anak tewas setiap hari sejak Oktober 2023.
Sejak dimulainya perang Israel pada Oktober 2023, setidaknya 64.231 orang telah tewas dan 161.583 orang terluka di seluruh Gaza.


