Partai Demokrat AS Serukan Pengakuan atas Persediaan Nuklir Israel

Arsenal

Washington, Purna Warta – Dalam sebuah perkembangan penting, kelompok yang terdiri dari 30 anggota Partai Demokrat di DPR Amerika Serikat menuntut pengakuan terbuka atas persediaan nuklir Israel melalui surat yang dikirim kepada Menteri Luar Negeri AS.

Baca juga: Serangan Udara Israel Tewaskan Tiga Orang di Gaza di Tengah Pelanggaran Gencatan Senjata yang Berlanjut

Selama beberapa dekade, Washington mempertahankan kesepakatan bipartisan yang kuat untuk tidak mengonfirmasi keberadaan sekitar 400 senjata nuklir Israel.

Hal itu dianggap sebagai bukti kuatnya pengaruh lobi Israel dan kemampuannya menempatkan kepentingan serta keamanan Israel di atas kepentingan Amerika Serikat sendiri.

“Dan karena itu terjadi kolusi untuk berbicara menggunakan bahasa Israel, dan bahasa Israel sangat penuh tipu daya. Tipu daya itu mencakup menyembunyikan bahwa mereka memiliki senjata nuklir, menyangkal genosida, menyangkal hak asasi manusia, bersikeras bahwa mereka harus diperlakukan dengan standar berbeda dibanding komunitas internasional, dan pada dasarnya meremehkan hukum internasional serta hukum kemanusiaan,” kata salah seorang anggota publik.

Perang AS-Israel melawan Iran saat ini disebut diluncurkan berdasarkan klaim selama puluhan tahun bahwa Iran sedang berlomba membangun bom nuklir, meskipun klaim tersebut tidak pernah diverifikasi dan bahkan secara terbuka dibantah.

Sejak 7 Oktober 2023, Israel disebut telah meningkatkan ketegangan di kawasan dalam upaya memicu perang besar, yang kemungkinan membuat sebagian politisi mulai menyadari bahaya arsenal nuklir Israel.

“Dan kita berada di ambang perubahan besar menuju pengakuan atas kemanusiaan bersama. Tidak ada keamanan bagi warga Israel, tidak ada keamanan bagi warga Amerika, kecuali jika kita semua aman dan bekerja menuju perlucutan senjata bertahap yang dapat diverifikasi bersama,” kata Steven Sellers.

Berakhirnya kolusi bipartisan ini dipandang sebagai contoh mencolok lain dari cepatnya merosotnya posisi Israel yang sebelumnya dianggap tak tergoyahkan di Washington dalam beberapa tahun terakhir.

Banyak pihak memperkirakan posisi tersebut akan terus melemah.

Baca juga: Israel Deportasi Dua Aktivis yang Diculik dari Armada Sumud 2 Tujuan Gaza

“Ini disebut sebagai kebangkitan, dan pada dasarnya publik Amerika mulai sadar,” kata seorang anggota publik lainnya.

“Jajak pendapat yang sebelumnya sangat mendukung Israel kini berubah drastis. Genosida di Gaza benar-benar membuka mata masyarakat. Mereka menyaksikan genosida disiarkan langsung 24 jam sehari dan itu mengguncang kesadaran banyak orang.”

Seorang pejabat dalam pemerintahan Donald Trump dilaporkan mengatakan bahwa “ada kekhawatiran yang terus meningkat mengenai program nuklir Israel dan apa yang mungkin mendorong mereka menggunakan senjata nuklir.”

Surat dari kelompok anggota Demokrat tersebut menuntut penjelasan mengenai kemampuan senjata nuklir dan pengayaan Israel, serta “ambang batas penggunaan” senjata tersebut dalam konteks konflik saat ini dengan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *