Serangan Udara Israel Tewaskan Tiga Orang di Gaza di Tengah Pelanggaran Gencatan Senjata yang Berlanjut

case fire

Al-Quds, Purna Warta – Serangkaian serangan drone Israel menewaskan tiga warga Palestina, termasuk seorang pejabat senior kepolisian, dan melukai beberapa lainnya di tengah berlanjutnya pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh pasukan pendudukan Israel.

Baca juga: Israel Deportasi Dua Aktivis yang Diculik dari Armada Sumud 2 Tujuan Gaza

Para korban tewas dalam serangan drone Israel yang terjadi secara terpisah di berbagai wilayah Gaza pada Minggu.

Dalam insiden pertama, serangan udara Israel menghantam sebuah kendaraan Palestina di kawasan al-Amal, sebelah barat Khan Younis di Gaza selatan, menewaskan dua petugas polisi dan melukai sejumlah lainnya.

Kementerian Dalam Negeri Gaza mengonfirmasi kematian Wissam Fayez Abdel Hadi berpangkat Letnan Kolonel dan Fadi Abdel Moati Heikal berpangkat Sersan.

Di Gaza tengah, seorang warga Palestina lainnya tewas dan beberapa lainnya terluka setelah drone Israel melancarkan serangan di dekat bundaran Makki di kamp pengungsi Al-Maghazi.

Dalam insiden ketiga, seorang warga Palestina terluka ketika drone Israel menjatuhkan bom di wilayah al-Shakoush, utara Rafah di Gaza selatan.

Baca juga: “Algojo Abad Ini”: Kelompok HAM Kecam Menteri Israel Ben-Gvir karena Dorong Eksekusi Warga Palestina

Artileri Israel juga melancarkan penembakan hebat di wilayah timur al-Qarara, timur laut Khan Younis.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober 2025, Israel terus melakukan pelanggaran dengan melancarkan serangan terhadap wilayah yang terkepung itu serta mempertahankan blokade yang sangat membatasi masuknya pasokan penting dan peralatan medis.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sekitar 851 warga Palestina telah tewas dan 2.437 lainnya terluka sejak 11 Oktober 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *