Al-Quds, Purna Warta – Menteri Energi Israel memperingatkan bahwa apabila Turki merealisasikan rencananya untuk mendirikan pangkalan militer di wilayah Suriah, maka Israel juga akan membangun pangkalan militer di negara tersebut.
Eli Cohen, Menteri Energi Israel, menyatakan bahwa jika Turki melaksanakan program pembangunan pangkalan militer di Suriah, Israel juga akan merasa perlu mendirikan pangkalan militer di wilayah yang sama.
Sebagaimana dikutip oleh ISNA, Cohen menegaskan bahwa Tel Aviv tidak akan tinggal diam atau bersikap pasif terhadap setiap aktivitas militer Turki di kawasan yang berbatasan dengan Suriah.
Ia menambahkan bahwa Israel akan merespons dengan cara yang sepadan guna menjamin keamanan dalam negeri dan melindungi kepentingan strategisnya di kawasan.
Cohen juga menyatakan bahwa wilayah di sekitar Jalur Gaza pada praktiknya telah menjadi bagian dari kawasan konflik Gaza. Menurutnya, kondisi serupa juga berlaku di perbatasan Suriah dan Lebanon.
Ia menegaskan bahwa Israel kini menghadapi realitas keamanan baru yang, menurut pandangannya, mengharuskan adanya kehadiran militer secara langsung di wilayah-wilayah tersebut untuk melindungi permukiman warga Israel.
Selain itu, Menteri Energi Israel menyampaikan bahwa Perdana Menteri Israel dalam kunjungan-kunjungan mendatang ke Washington akan mengangkat sejumlah isu sensitif terkait Iran dan Lebanon, khususnya mengenai pelucutan senjata Hizbullah.
Pada akhir pernyataannya, Cohen mengklaim bahwa operasi-operasi yang dilakukan Israel terhadap Iran telah memberikan kontribusi penting bagi peningkatan keamanan global dan stabilitas kawasan.


