Belgia Berniat Akui Palestina dan Terapkan Sanksi terhadap Rezim Zionis

Bergia

Bussels, Purna Warta – Menurut laporan kantor berita Sama, apabila keputusan ini dijalankan, Belgia akan menjadi negara Eropa pertama yang secara terbuka menyatakan niatnya untuk memberlakukan pembatasan dan tindakan hukuman terhadap Rezim Zionis.

Baca juga: PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas di Tepi Barat saat Israel Serbu Nablus

Partai-partai Belgia sebelumnya telah menekan Perdana Menteri Bart De Wever agar mengambil langkah tegas terhadap rezim Zionis sebagai respons atas memburuknya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza.

Partai-partai konservatif seperti Demokrat Kristen dan Partai Flanders, partai sosialis demokrat Vooruit, serta partai moderat Les Engagés menegaskan bahwa Perdana Menteri Belgia harus melakukan tindakan lebih jauh terhadap Israel terkait Gaza.

Els Van Hoof, anggota parlemen Belgia, mengatakan kepada Radio 1 bahwa perdana menteri seharusnya menetapkan arah yang jelas dalam masalah ini, namun “ia tidak melakukannya.”

Van Hoof, yang menjabat sebagai ketua Komisi Urusan Luar Negeri Parlemen Federal, menambahkan bahwa Belgia dapat mengambil langkah-langkah lebih besar tanpa harus menunggu dukungan dari Eropa atau negara lain.
Ia menegaskan: “Kami tidak mendukung sikap pasif. Hukum internasional menuntut agar tindakan diambil.”

Namun, partai liberal Mouvement Réformateur (Gerakan Reformasi) dan partai nasionalis Flanders N-VA menyatakan menentang pemberlakuan sanksi terhadap Israel.

Baca juga: Kejahatan Keji: Hamas Kecam Israel karena Menahan Jenazah 726 Warga Palestina

Sebelumnya, pemerintah Belgia telah mengumumkan dukungannya untuk menangguhkan kerja sama dengan “Israel” dalam program penelitian yang dikenal sebagai Horizon Europe.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Belgia juga telah memanggil duta besar rezim Zionis sebagai bentuk protes terhadap persetujuan kabinet Israel atas rencana pendudukan Kota Gaza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *