Teheran, Purna Warta – Presiden Masoud Pezeshkian menekankan persatuan dan kohesi nasional sebagai sumber utama ketahanan dan kedudukan regional Iran, menekankan bahwa solidaritas di antara lembaga-lembaga Iran dan negara-negara Islam telah memperkuat bangsa dalam menghadapi tekanan eksternal
Baca juga: Iran Menyatakan Kesiapan Membantu Venezuela yang Dilanda Gempa
Berbicara pada upacara malam Tasua yang diadakan di makam Imam Khomeini (RA) di Teheran selatan pada hari Rabu, Presiden Pezeshkian menyoroti pentingnya persatuan, solidaritas, dan upaya nasional yang terkoordinasi dalam mengatasi tantangan eksternal dan menjaga kekuatan dan martabat Iran.
Dia mengatakan pihak-pihak yang bermusuhan terus berusaha menciptakan krisis dan memberikan tekanan terhadap Republik Islam, namun Iran, dengan mengandalkan dukungan ilahi, persatuan nasional, dan kepemimpinan yang bijaksana, telah berhasil mempertahankan posisinya yang terhormat dan kuat di kawasan dan dunia.
Pezeshkian menyatakan bahwa Iran kini diakui di kawasan sebagai kekuatan yang bermartabat dan berpengaruh, mengingat bahwa musuh berasumsi bahwa tekanan militer dan politik mereka akan mencapai tujuan mereka dalam beberapa hari, namun Angkatan Bersenjata Iran, termasuk Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Angkatan Darat, komandan, dan pejuang, mengganggu perhitungan mereka melalui pengorbanan dan perlawanan.
Ia menambahkan bahwa kini ada pemahaman bersama di antara para pemimpin cabang kekuasaan, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, dan badan-badan negara lainnya, dan bahwa semua pencapaian adalah hasil kerja sama kolektif yang melibatkan Pemimpin Revolusi Islam, rakyat, Angkatan Bersenjata, lembaga keamanan, dan pemerintah.
Baca juga: Acara Duka Muharram Digelar Bagi Jamaah Berbahasa Asing di Makam Imam Ridha di Kota Masyhad Iran
Mengacu pada meningkatnya solidaritas di antara negara-negara Islam, Pezeshkian mencatat bahwa persatuan di dunia Muslim semakin berkembang dibandingkan sebelumnya, dengan negara-negara termasuk Pakistan, Irak, Lebanon, dan negara-negara lain di kawasan tersebut menyatakan dukungannya terhadap rakyat Iran.
Presiden lebih lanjut menekankan bahwa Iran terus menempuh kebijakan memperkuat persatuan dan kohesi di dunia Islam melalui keterlibatan dan kerja sama dengan negara-negara tetangga.


