Yaman Berhasil Lancarkan Operasi Militer terhadap Dua Lokasi Militer Strategis Israel di Tel Aviv

Shanaa, Purna Warta – Yaman mengatakan telah melakukan operasi militer yang berhasil terhadap dua lokasi militer “strategis” di Tel Aviv menggunakan rudal balistik hipersonik Palestine-2.

Juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis bahwa pasukan rudal negara itu melakukan operasi militer yang ditargetkan, menyerang dua lokasi militer sensitif Israel di Tel Aviv dengan dua rudal balistik hipersonik Palestine-2.

“Operasi tersebut dilakukan bersamaan dengan agresi Israel terhadap fasilitas sipil di ibu kota, Sana’a, dan Provinsi Hudaydah, termasuk pembangkit listrik, dan respons kami merupakan respons yang wajar dan sah,” kata pernyataan itu.

Pernyataan tersebut bersumpah bahwa pasukan akan terus menanggapi “agresi brutal” Israel dengan “melanjutkan dukungan dan menyerang semua target yang bermusuhan dengan senjata yang tepat”, hingga agresi berakhir dan pengepungan di Gaza dicabut.

Proyektil tersebut mendarat di daerah metropolitan Gush Dan atau Tel Aviv, daerah perkotaan terbesar di wilayah pendudukan dan pusat sektor keuangan dan teknologi tinggi rezim Israel, pada hari Kamis, media Israel melaporkan.

Serangan balasan itu terjadi saat serangan udara Israel menargetkan pembangkit listrik Haziz dan Dhahban di dekat ibu kota Yaman, Sana’a, provinsi strategis di barat Hudaydah, dan fasilitas minyak Ras Isa, menewaskan dan melukai beberapa orang.

Penasihat Kementerian Informasi Yaman, Tawfiq al-Humairi, telah bersumpah bahwa agresi Israel baru-baru ini tidak akan dibiarkan begitu saja, dengan menegaskan, “Kami sedang dalam konflik dengan rezim Israel dan akan menyerang infrastruktur listrik dan minyaknya sebagai balasan atas serangan dini hari tersebut.”

Al-Humairi lebih lanjut mencatat bahwa tindakan agresi tersebut hanya akan memperkuat tekad Yaman untuk mendukung saudara-saudara mereka di Gaza. Selain itu, Mohammad Ali al-Houthi, anggota Dewan Politik Tertinggi Yaman, dalam jumpa pers pada hari Kamis, mengutuk serangan Israel-Amerika terhadap posisi sipil Yaman, dan menyebutnya sebagai “kejahatan perang teroris.”

Ia menyatakan bahwa agresi Israel-Amerika yang sedang berlangsung terhadap Yaman merupakan bagian dari pola kekerasan yang lebih luas di seluruh wilayah, dan menekankan bahwa tindakan tersebut tidak akan menghalangi komitmen Yaman untuk mendukung Gaza.

Sejak dimulainya perang genosida Israel di Jalur Gaza, pasukan Yaman telah mengambil tindakan untuk menegaskan dukungan mereka terhadap perlawanan Palestina di Gaza, menargetkan kapal-kapal Israel di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb.

Selain itu, angkatan bersenjata Yaman telah meluncurkan beberapa serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap wilayah yang diduduki Israel, terutama yang berfokus pada Tel Aviv. Mereka telah berjanji untuk melanjutkan operasi ini selama Israel mempertahankan serangannya di Gaza, yang menandakan potensi eskalasi lebih lanjut di wilayah tersebut.

Pada bulan Oktober, militer AS melepaskan pembom siluman B-2 untuk mengebom Yaman untuk mendukung Israel. Sejak itu, serangan terhadap Yaman dari Israel, AS, dan Inggris terus berlanjut dalam upaya untuk menghentikan serangan balasan oleh Sana’a.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *