Teheran, Purna Warta – Perwakilan Pemimpin Revolusi Islam di Dewan Pertahanan Tertinggi Iran menekankan bahwa negara tersebut akan memberikan tanggapan yang efektif dan menangkal terhadap setiap tindakan agresi.
Baca juga: Panglima Angkatan Darat Memuji Kekuatan Pertahanan Iran yang Tak Terkalahkan
Prioritas utama saat ini adalah kesiapan penuh untuk menangkis setiap ancaman, kata Ali Shamkhani dalam wawancara ini dengan Al-Mayadeen.
“Pesan kami jelas: setiap gerakan yang menunjukkan niat bermusuhan dari pihak musuh akan ditanggapi dengan tanggapan yang proporsional, efektif, dan menangkal.”
Shamkhani menekankan bahwa tanggapan proporsional ini juga mencakup serangan terhadap kedalaman rezim Zionis.
“Kami tidak membatasi geografi konfrontasi hanya di laut dan telah mempersiapkan diri untuk skenario yang lebih luas dan lebih maju.”
Shamkhani menambahkan, “Peningkatan kehadiran militer (Amerika) di Teluk Persia dan Laut Oman tidak serta merta berarti superioritas di wilayah ini, yang merupakan rumah kita. Kita lebih mengenal geografi dan kapasitasnya.”
Ia melanjutkan, “Kita lebih memahami unsur-unsur pertahanan komprehensif di wilayah ini daripada kekuatan asing mana pun, dan berdasarkan hal ini, kita telah merancang doktrin dan strategi pertahanan dan serangan kita.”
Shamkhani juga mengatakan bahwa Iran telah mengungkap rencana operasional musuh, memiliki kendali penuh atas musuh, dan akan menyerangnya pada waktu yang tepat.
“Jika perlu, Republik Islam Iran akan menggunakan opsi yang lebih efektif untuk mempertahankan keamanan nasional dan integritas wilayahnya,” tegasnya.
Baca juga: Presiden Iran Mengatakan Aktor Asing Berupaya Memicu Kerusuhan dan Menciptakan Perpecahan di Iran
Pernyataan ini muncul ketika Presiden AS Donald Trump meningkatkan retorika, mengancam aksi militer baru terhadap Iran.
Washington baru-baru ini mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan kelompok serangnya ke Asia Barat dekat Iran.
Para pejabat Iran telah memperingatkan bahwa akan ada tanggapan militer yang tegas terhadap setiap tindakan agresi terhadap negara tersebut.


