Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menekankan perlunya kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan perjanjian yang baru ditandatangani dengan Tiongkok, dan mendesak langkah-langkah konkret harus diambil setelah perundingan konstruktif yang diadakan selama kunjungannya ke Beijing.
Baca juga: Iran Kecam Prancis atas Hambatan Pembebasan Warga Negara
Berbicara kepada para ekspatriat Iran di ibu kota Tiongkok pada hari Selasa, Pezeshkian menggambarkan dialog dan pertukaran selama kunjungannya sebagai sesuatu yang bermanfaat, seraya mencatat sifat positif dan berwawasan ke depan dari diskusi tersebut.
“Kita telah mencapai kesepahaman dan kesepakatan yang baik; sekarang tantangannya adalah menerjemahkannya ke dalam praktik,” ujarnya. Presiden menggarisbawahi bahwa para ahli di bidang ilmiah, industri, komersial, dan bidang lainnya memikul tanggung jawab untuk memastikan kesepakatan ini terwujud secara efektif.
Pezeshkian menyoroti peningkatan hubungan Iran dengan negara-negara lain, terutama negara tetangga dan sekutunya, yang telah membuka jalan bagi kerja sama yang lebih erat.
Ia menekankan bahwa Iran dan Tiongkok, sebagai pewaris dua peradaban kuno dan terkemuka, tidak boleh tertinggal dari negara-negara baru dalam pembangunan. “Dengan memanfaatkan sejarah, ilmu pengetahuan, budaya, dan peradaban kita bersama—dan dengan bekerja sama—kita dapat membawa kemakmuran bagi bangsa kita,” ujarnya.
Baca juga: Iran: Tindakan permusuhan AS terhadap Venezuela melanggar Piagam PBB
Presiden lebih lanjut menggarisbawahi pentingnya keterlibatan internasional agar tetap selaras dengan kemajuan global. Tanpa interaksi tersebut, ia memperingatkan, peluang pertumbuhan akan tetap terbatas. Ia mendesak warga Iran di luar negeri untuk mengetahui pencapaian global, dengan alasan bahwa perspektif yang lebih luas ini dapat memperkaya kontribusi mereka terhadap kemajuan Iran.
Mengenai isu-isu regional, Pezeshkian mengutuk tindakan agresif rezim Israel, mengaitkan kejahatan yang terus berlanjut dengan persenjataan canggih dan dukungan teknologi yang diberikan oleh Amerika Serikat dan sekutu Baratnya.


