Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan AS dan negara-negara Eropa tidak menunjukkan kepedulian yang tulus terhadap rakyat Iran, dengan alasan bahwa tujuan sebenarnya adalah untuk mendapatkan akses ke sumber daya alam Iran.
Berbicara pada pertemuan gubernur provinsi pada hari Senin, Pezeshkian mengkritik tajam sikap munafik Barat terhadap perkembangan terkini di Iran, khususnya dengan dalih membela hak asasi manusia.
Ia mengatakan pemerintah Barat tidak fokus pada kesejahteraan rakyat Iran tetapi malah didorong oleh kepentingan mereka sendiri dalam minyak, gas, sumber daya alam, dan kekayaan nasional Iran.
Presiden mencatat bahwa pemerintah yang sama yang mengklaim memperjuangkan hak asasi manusia secara bersamaan mendukung kejahatan paling brutal dan tidak manusiawi rezim Israel di Gaza.
Pezeshkian menambahkan bahwa selama kerusuhan baru-baru ini di Iran, negara-negara Barat secara terbuka mendukung para perusuh dan tindakan kekerasan.
Ia lebih lanjut menekankan bahwa mata pencaharian rakyat Iran tetap menjadi target utama musuh negara, dan menegaskan bahwa memastikan kepuasan publik di bidang ini akan menetralisir agenda permusuhan dan meningkatkan ketahanan nasional.
Presiden juga menyerukan kepada dewan keamanan provinsi untuk meningkatkan ketelitian dan kewaspadaan dalam menjaga keamanan publik dan memantau aktivitas permusuhan.
Menyatakan keyakinan akan kemampuan Iran untuk mengatasi tantangan saat ini, Pezeshkian mengatakan negara akan berhasil melalui kepercayaan kepada Tuhan dan komitmen yang teguh untuk melayani rakyat.
Ia menyimpulkan dengan menekankan bahwa selama kepuasan publik tetap menjadi landasan kebijakan pemerintah, tidak ada kekuatan eksternal yang mampu meminggirkan rakyat Iran dari arena nasional.


