Baghdad, Purna Warta – Koresponden pemberitaan lokal di Baghdad melaporkan bahwa Elizabeth Tsurkov, mata-mata Israel yang dibebaskan dua hari lalu, ditukar dengan dua tahanan perlawanan. Hal ini terjadi meskipun pada awalnya pihak Amerika mengklaim bahwa mereka sendiri yang membebaskannya.
Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa salah satu dari tahanan perlawanan tersebut adalah Imad Amhaz, warga negara Lebanon yang tahun lalu diculik oleh komando rezim Zionis di Lebanon utara.
Pasukan komando rezim Zionis, dengan dalih bahwa Amhaz merupakan salah satu komandan senior Hizbullah, menyerbu rumahnya di daerah Bitroun, Lebanon utara, dan menculiknya.
Dua malam lalu, media Irak memberitakan bahwa Elizabeth Tsurkov telah dibebaskan oleh pasukan keamanan, dan mantan Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi kabar tersebut serta menegaskan bahwa ia kini berada di Kedutaan Besar AS di Baghdad.


