Nashrallah: Generasi Sekarang di Gaza Akan Membasmi Israel

Beirut, Purna Warta  – Rakyat Gaza akan membasmi “tumor kanker” Israel, kata sekretaris jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon.

Baca juga: Daesh Klaim Serangan Mematikan di Masjid di Oman

“Tuhan akan mengirimkan hukuman kepada entitas pendudukan di tangan orang-orang yang percaya bahwa Israel adalah tumor kanker yang harus dibasmi,” kata Seyed Hassan Nasrallah dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Selasa.

Nasrallah menyampaikan pernyataan tersebut dalam pidatonya pada malam Hari Asyura di Lebanon. Asyura adalah peringatan atas kesyahidan Imam Hussein (AS), Imam Syiah ketiga dan cucu Nabi Muhammad (saw).

Nasrallah menambahkan bahwa ilmuwan politik mengatakan Israel hanya dapat bertahan hidup selama maksimal 80 tahun dan kondisinya saat ini menunjukkan keruntuhan rezim yang akan segera terjadi.

“Para ahli tentang entitas musuh memperkirakan bahwa entitas tersebut akan hilang 70 hingga 80 tahun setelah berdiri, dan data alami, historis, dan sosial mereka menunjukkan bahwa entitas tersebut telah mencapai tahap yang sensitif,” ungkapnya.

“Generasi saat ini di Gaza dan front pendukungnya, Insya Allah, akan menjadi pihak yang membasmi Israel, dan jika orang-orang Arab diizinkan dan perbatasan dibuka untuk mereka, kita akan melihat mereka memenuhi tugas mendukung Gaza,” ungkapnya.

Ia mengatakan Operasi Banjir Al-Aqsa pada 7 Oktober memiliki banyak efek positif dan mengurangi ketegangan sektarian yang terjadi di kawasan Asia Barat.

Nasrallah menuduh badan intelijen Barat mengobarkan pertikaian sektarian di kawasan tersebut sejak satu dekade lalu.

Ia menambahkan bahwa beberapa negara yang gagal mendukung warga Palestina di Gaza telah mengobarkan isu sektarian.

Baca juga: Empat Orang Tewas Tertembak di Dekat Masjid di Oman

Nasrallah mengatakan diharapkan bahwa setelah pertempuran Banjir Al-Aqsa berakhir dengan kemenangan, badan intelijen Barat akan kembali bekerja untuk mengobarkan pertikaian sektarian di kawasan tersebut.

Ia menggambarkan apa yang terjadi di Asia Barat sejak 1948 sebagai korupsi yang mengerikan, seraya menambahkan bahwa musuh Zionis mempermalukan semua orang Arab dengan dukungan Barat.

Mengacu pada ayat-ayat Al-Quran, pemimpin Hizbullah itu mengatakan akhir dari rezim korup Israel akan datang cepat atau lambat.

“Kami terus berada di jalur untuk meraih kemenangan, tetapi kami tidak takut mati atau terintimidasi olehnya,” katanya, menurut Press TV.

“Bagi mereka yang mencoba meneror kami dengan kematian dari Amerika, Israel, Barat, dan beberapa dari dalam, kami adalah orang-orang yang tidak takut perang dan tidak menghindar darinya karena hal terburuk yang dapat ditimbulkan oleh perang adalah kematian, yaitu kesyahidan,” katanya.

Hizbullah dan Israel telah saling serang sejak awal Oktober, tak lama setelah rezim tersebut melancarkan perang genosida di Gaza menyusul operasi mendadak oleh kelompok perlawanan Hamas Palestina.

Hizbullah telah bersumpah untuk terus melancarkan serangan balasannya selama rezim Tel Aviv terus melancarkan serangan ke Gaza, yang sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 38.443 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, serta melukai 88.481 lainnya.

Media Israel mengatakan serangan balasan Hizbullah telah menggusur sekitar 60.000 pemukim Israel dari wilayah utara wilayah yang diduduki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *