Al-Quds, Purna Warta – Dilaporkan dari surat kabar Yedioth Ahronoth, pada dini hari Sabtu gelombang baru rudal yang ditembakkan dari Iran menuju wilayah Israel menyebabkan kehancuran total sebuah bangunan di kawasan Ramat Gan serta memicu kebakaran di sebuah kompleks militer yang berafiliasi dengan Kementerian Pertahanan Israel di Beersheba. Serangan ini disebut menciptakan situasi lapangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah dalam Israel.
Menurut laporan Islamic Republic News Agency, serangan terkonsentrasi tersebut juga menimbulkan kerusakan luas pada infrastruktur serta menyebabkan sebagian pasokan listrik di kota Tel Aviv terputus.
Laporan-laporan menyebutkan bahwa serpihan dan amunisi dari rudal-rudal tersebut menghantam 17 titik berbeda di tujuh kota di Israel.
Sementara itu surat kabar Yedioth Ahronoth mengonfirmasi bahwa sebuah pabrik pembuat drone untuk tujuan keamanan di kawasan Petah Tikva, di timur Tel Aviv, mengalami kerusakan signifikan akibat serangan rudal Iran.
Klaim Serangan oleh Hizbullah
Di sisi lain, kelompok Hizbullah juga mengumumkan bahwa mereka menargetkan markas Kementerian Pertahanan Israel serta sebuah pangkalan intelijen di Tel Aviv dalam serangan terpisah.
Menurut sumber-sumber yang dikutip media, serangan tersebut menyasar markas Kementerian Pertahanan Israel dan pangkalan “Dolphin” milik Direktorat Intelijen Militer Israel menggunakan rudal canggih. Platform media juga mempublikasikan rekaman video yang memperlihatkan momen peluncuran rudal menuju target yang telah ditentukan sebagai bagian dari eskalasi militer yang sedang berlangsung.
Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai tingkat kerusakan maupun jumlah korban akibat operasi tersebut.
Serangan Iran ke Israel Terus Berlanjut
Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya konfrontasi langsung antara Iran dan Israel dalam beberapa hari terakhir. Beberapa laporan sebelumnya menyebutkan bahwa Iran melancarkan serangan rudal dan drone ke sejumlah kota Israel sebagai bagian dari operasi militer yang disebut “Operasi Janji Sejati 4”, yang menurut Teheran merupakan respons terhadap serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap wilayah Iran.
Serangan-serangan tersebut dilaporkan menjangkau wilayah dalam Israel dan memicu sirene peringatan di sejumlah kota, termasuk Tel Aviv, Ramat Gan, dan Beersheba.
Pada waktu yang sama, otoritas kesehatan Israel melaporkan meningkatnya jumlah korban luka di tengah serangan tersebut. Data terbaru menunjukkan ribuan orang telah dirawat di rumah sakit sejak meningkatnya konflik antara Iran dan Israel.


