Juru Bicara Iran Menyesalkan Menyusutnya Tujuan PBB untuk Hindari Perang Negara Adidaya

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran yang menyesatkan dan berbahaya mengatakan bahwa mengecilkan tujuan PBB hanya sekedar “menghindari perang antar negara adidaya” adalah menyesatkan dan berbahaya.

Baca juga: Bandara Ditutup, Puluhan Penerbangan Dibatalkan di Indonesia Karena Menyebarnya Abu Vulkanik

Esmaeil Baqaei melontarkan pernyataan tersebut dalam postingan di akun X-nya pada hari Rabu, merujuk pada pernyataan terbaru Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

“Dag Hammarskjöld pernah memperingatkan agar tidak menjadikan PBB sebagai mesin konferensi yang statis demi kepentingan diplomasi negara-negara besar, dan bukannya instrumen dinamis untuk melindungi keamanan negara-negara kecil. Dia mempertaruhkan seluruh masa jabatannya pada keyakinan itu,” kata Baqaei.

“Saat ini Sekretaris Jenderal PBB tampaknya mengecilkan tujuan Organisasi ini hanya sekedar ‘menghindari perang antar negara adidaya’. Pemahaman minimalis tersebut menyesatkan dan berbahaya. Hal ini memutarbalikkan Pasal 2(4) menjadi sebuah doktrin yang menjadikan mayoritas anggota PBB tidak relevan, membenarkan hampir semua perang, mengabaikan prinsip-prinsip dan tujuan dasar Piagam, dan, lebih buruk lagi, menutupi kekejaman yang dilakukan oleh negara-negara adidaya terhadap negara lain.”

Baca juga: Keadilan Sulit Dicapai bagi Aktivis Pro-Palestina yang Dibunuh Israel 2 Tahun Lalu

Juru bicara Kementerian Luar Negeri menambahkan, “Dengan ukuran tersebut, perang dan kekejaman di Korea, Vietnam, Kongo, Irak, Afghanistan, Yaman, Sudan dan Gaza semuanya dianggap sebagai keberhasilan.”

Baqaei bertanya-tanya, “Apakah ini pesan yang pantas untuk Sekretaris Jenderal hanya beberapa bulan sebelum masa jabatannya berakhir?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *