Iran Peringatkan 3 Negara Uni Eropa tentang Dampak Pemberlakuan Mekanisme Snapback

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi memperingatkan 3 negara Uni Eropa bahwa setiap langkah untuk memicu apa yang disebut mekanisme snapback dari kesepakatan nuklir 2015 akan tidak memiliki dasar hukum dan moral serta akan membawa konsekuensi serius.

Baca juga: Iran dan Rusia Tekankan Kedaluwarsa Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 yang Dijadwalkan

Araqchi menyampaikan komentar tersebut dalam percakapan telepon dengan rekan-rekannya dari Inggris, Prancis, dan Jerman serta Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan.

Selama pembicaraan, ia menguraikan posisi Iran terkait apa yang disebut mekanisme snapback dan menekankan tanggung jawab 3 Negara Uni Eropa dan Uni Eropa dalam hal ini.

Araqchi memperingatkan bahwa ketiga negara Eropa tersebut tidak memiliki kewenangan hukum dan moral untuk menerapkan mekanisme tersebut dan memperingatkan tentang konsekuensi dari langkah tersebut.

Menteri Luar Negeri menekankan bahwa meskipun Iran dengan tegas membela diri, ia tidak pernah meninggalkan diplomasi dan tetap siap untuk solusi apa pun yang menjamin hak dan kepentingan rakyat Iran.

Menanggapi usulan berulang dari Eropa untuk memperpanjang Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231 guna memberikan lebih banyak waktu bagi diplomasi, Araqchi menyatakan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada dalam lingkup Dewan Keamanan PBB.

Ia menyatakan bahwa meskipun Iran mempertahankan posisi berprinsipnya dalam masalah ini, Iran tidak akan terlibat dalam proses tersebut.

Pada saat yang sama, Iran akan melanjutkan konsultasi dengan sekutu-sekutunya di Dewan Keamanan mengenai implikasi dari langkah tersebut dan langkah selanjutnya, tambah Araqchi.

Baca juga: Iran Peringatkan Musuh tentang Kemampuan Militer yang Belum Digunakan

Sementara itu, EU3 dan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa menegaskan kembali kesediaan mereka untuk menemukan solusi diplomatik.

Diselesaikan bahwa pembicaraan antara Iran, EU3, dan Uni Eropa akan dilanjutkan Selasa depan di tingkat wakil menteri luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *