Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei mengutuk keras serangan udara Israel baru-baru ini di Lebanon, khususnya yang menargetkan daerah sipil di selatan, serta penghancuran infrastruktur sipil dan fasilitas umum.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Baqaei menggambarkan serangan udara rezim Israel terhadap Lebanon dan penargetan rumah-rumah sipil dan infrastruktur umum sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan contoh nyata kejahatan perang.
Sambil menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para martir dan menyatakan solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Lebanon, juru bicara tersebut mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan segera dan efektif untuk mengakhiri impunitas rezim Zionis.
Baca juga: Presiden Kuba: AS Membenarkan Agresi terhadap Havana
Menyoroti pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut oleh rezim Israel selama 15 bulan terakhir, Baqaei menekankan tanggung jawab hukum dan politik para pendukung dan penjamin gencatan senjata atas pelanggaran berulang ini.
Ia menekankan perlunya Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Dewan Keamanan, untuk segera memenuhi kewajibannya menghentikan agresi dan meminta pertanggungjawaban rezim Zionis yang menduduki wilayah tersebut atas pelanggaran hukum internasional.


