Iran dan Turki Menyerukan Perluasan Diplomasi dan Kerja Sama Regional yang Lebih Kuat

Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan pentingnya keterlibatan diplomatik yang berkelanjutan, kerja sama bilateral yang lebih kuat, dan upaya kolektif regional untuk menjaga perdamaian dan stabilitas.

Baca juga: CNN: Pemerintahan Trump Melakukan Pemecatan Massal di Badan Intelijen AS Teratas

Dalam percakapan telepon pada hari Senin, kedua presiden meninjau perkembangan terkini di kawasan dan menekankan bahwa diplomasi dan koordinasi yang lebih erat antar negara kawasan tetap penting untuk mencegah ketegangan dan meningkatkan keamanan jangka panjang.

Pezeshkian memuji pemerintah dan rakyat Turki atas dukungan mereka terhadap solusi diplomatik dan posisi berorientasi perdamaian selama perkembangan regional baru-baru ini.

Dia mengatakan Iran menghargai pendekatan dan upaya konstruktif Ankara selama konflik 12 hari dan perang agresi AS-Israel baru-baru ini terhadap Iran untuk membantu menyelesaikan masalah melalui diplomasi.

Menyoroti hubungan sosial, budaya, politik dan ekonomi yang mendalam antara kedua negara tetangga, Pezeshkian mengatakan negara-negara Muslim harus memperkuat persatuan dan kerja sama untuk memajukan perdamaian, stabilitas dan keamanan di seluruh kawasan.

Merujuk pada nota kesepahaman baru-baru ini yang mengakhiri perang, presiden Iran mengatakan hasil tersebut telah dicapai melalui upaya Turki, Pakistan, dan negara-negara Islam lainnya. Dia menambahkan bahwa negara-negara kawasan harus terus berupaya memastikan Lebanon mendapat manfaat dari proses perdamaian dan bahwa serangan Israel terhadap Lebanon dan Palestina berakhir.

Pezeshkian menegaskan kembali bahwa Iran tetap sepenuhnya siap untuk melakukan diplomasi dalam kerangka hukum internasional, menekankan bahwa Republik Islam tidak pernah menginginkan perang dan bahwa Amerika Serikat dan rezim Zionis memulai agresi yang melanggar hukum terhadap Iran.

Presiden Iran juga menyerukan percepatan kerja sama ekonomi antara Teheran dan Ankara, dengan menyatakan bahwa konflik baru-baru ini telah mempengaruhi perdagangan bilateral dan mengusulkan pembentukan komisi ekonomi bersama untuk memperluas hubungan ekonomi.

Sementara itu, Presiden Erdogan menyampaikan salamnya kepada Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah SEED Mojtaba Khamenei dan mengucapkan selamat kepada Iran karena telah mencapai nota kesepahaman gencatan senjata.

Baca juga: Kelompok hak asasi manusia Palestina menyerukan pembebasan wanita hamil yang ditahan oleh Israel

Presiden Turki mengatakan Ankara telah berulang kali menentang intervensi terhadap Iran dan secara konsisten memprioritaskan keadilan dan dialog.

Erdogan juga memuji pendekatan Iran yang bijaksana dan sabar dalam negosiasi dengan AS dan menyatakan dukungannya terhadap inisiatif diplomatik Pakistan.

Dia menggarisbawahi pentingnya mempertahankan dialog regional dan menyerukan pembentukan komisi ekonomi bersama dengan cepat, dan mengatakan bahwa kerja sama yang lebih dalam antara negara-negara Islam dan regional akan membantu mendorong normalisasi dan stabilitas yang langgeng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *