Laporan PBB tentang Dugaan Genosida terhadap Anak-Anak Gaza oleh Israel

PBB

New York, Purna Warta – Sebuah komite investigasi independen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuduh Israel melakukan penargetan yang disengaja terhadap anak-anak Palestina di Jalur Gaza, dan menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan salah satu unsur penting dalam dugaan genosida yang sedang diselidiki di wilayah tersebut.

Menurut laporan yang dikutip Al Mayadeen, Komite Penyelidikan Internasional Independen PBB menyatakan telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa anak-anak Palestina secara sengaja menjadi sasaran dan terbunuh oleh pasukan keamanan Israel.

Komite tersebut menilai bahwa temuan tersebut dapat menjadi faktor penting dalam menilai dugaan adanya “niat genosida” oleh pejabat dan aparat keamanan Israel terhadap penduduk Palestina di Gaza.

Laporan itu menyebutkan bahwa penargetan terhadap anak-anak Palestina telah menyebabkan terjadinya dugaan kejahatan perang di Gaza maupun di Tepi Barat. Berdasarkan hasil investigasi tersebut, sekitar 30 persen korban dalam perang Gaza merupakan anak-anak.

Komite PBB juga menyatakan bahwa penggunaan senjata dengan dampak ledakan luas di kawasan permukiman padat penduduk telah menyebabkan korban sipil dalam jumlah besar, termasuk anak-anak. Menurut laporan itu, anak-anak terdampak secara tidak proporsional akibat operasi militer yang berlangsung di wilayah tersebut.

Selain itu, laporan tersebut menyoroti dampak blokade, kerusakan fasilitas kesehatan, dan serangan terhadap infrastruktur medis serta layanan kesehatan reproduksi di Gaza yang dinilai memengaruhi kesehatan, pertumbuhan, dan keselamatan bayi serta anak-anak.

Komite itu juga melaporkan peningkatan kekerasan oleh pemukim Israel terhadap anak-anak Palestina di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Laporan tersebut menuduh adanya perlakuan buruk sistematis terhadap anak-anak Palestina, khususnya anak laki-laki, di pusat-pusat penahanan Israel, yang menurut komite dapat memenuhi unsur pelanggaran serius hukum internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *