Gaza, Purna Warta – Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan bahwa sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023 hingga saat ini, jumlah korban syahid telah mencapai 73.039 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 173.388 orang.
Menurut laporan yang dikutip dari Kantor Berita Shihab, Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza pada hari Selasa menyatakan bahwa selama 24 jam terakhir, jenazah 4 syuhada telah dibawa ke rumah-rumah sakit di Gaza. Angka tersebut mencakup 2 korban syahid baru, 1 korban yang meninggal akibat luka-luka sebelumnya, serta 1 jenazah yang berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan.
Kementerian tersebut juga menyebutkan bahwa 20 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan rezim Zionis Israel.
Lebih lanjut, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyatakan bahwa sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 11 Oktober, sebanyak 1.027 orang telah gugur syahid, 3.280 orang terluka, dan 785 jenazah berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan atau kawasan yang hancur.
Kementerian kembali menegaskan bahwa sejak awal perang pada 7 Oktober 2023, jumlah korban syahid telah mencapai 73.039 orang, sedangkan jumlah korban luka mencapai 173.388 orang.
Selain itu, pihak kementerian menekankan bahwa masih terdapat sejumlah korban yang tertimbun di bawah reruntuhan maupun berada di jalan-jalan yang tidak dapat dijangkau. Tim penyelamat dan ambulans hingga kini belum mampu mengakses mereka karena kondisi keamanan dan situasi lapangan yang masih sangat sulit.


